Iskandar Zakaria, Budayawan Kerinci Tutup Usia

Advertisement

Iskandar Zakaria, Budayawan Kerinci Tutup Usia

Minggu, 12 Agustus 2018

Iskandar Zakaria (80) Budayawan Kerinci (Photo: wartanews.co)
PORTALTEBO.id - Budayawan Kerinci Iskandar Zakaria (80) Jumat sore (10/8) sekitar pukul 16.00, tutup usia di Rumah Sakit MHA.Thalib Sungai Penuh.

Dilansir dari laman website wartanews.co, Iskandar Zakaria adalah budayawan dan seniman yang fasif terhadap aksara Incong Kerinci, Kini hanya tinggal Depati Alimin yang masih menjadi aset Kabupaten Kerinci.

Iskandar Zakaria, semasa hidupnya bukan saja dikenal sebagai budayawan juga sejarawan dia pernah menulis Mushaf alquran terpanjang di dunia pada tahun 2006 dan mendapat sertifat MURI.

Aktivitas lain dari Iskandar Zakaria adalah mengoleksi benda-benda Cagar Budaya sebanyak 6500 artefak di museum pribadinya. Pada tahun 2010 Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Republik Indonesia memberikan anugerah Maestro Kebudayaan Tradisi.

Selain itu Iskandar juga memiliki sebuah Sanggar Tari yang diberi nama Ilok Rupo, yang dikenal dengan Tarian Marcok karyanya ini menggambar tarian kekebalan tubuh dengan menari diatas bara api.Tarian ini Sanggar Ilok Rupo ini, pernah tampil diberbagai daerah di Indonesia, serta menyimpan setumpuk penghargaan atas berbagai prestasi yang diperolehnya.

Di Provinsi Jambi pernah di Anugerahkan Gong Bertuah dan PIN emas dari Gubernur Jambi, kini direncanakan dia akan menerapkan Aksara Incong Kerinci sebagai mata pelajaran muatan Lokal di berbagai Sekolah dalam Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci.

Kesungguhannya dalam melakukan penggalian dan pelestarian atas potensi tradisi yang dimiliki masyarakat Jambi mengantarkan nya untuk mendapatkan beberapa penghargaan.

Penghargaan yang pernah diperolehnya diantaranya merupakan penulis terbaik tentang Perjuangan Fisik Rakyat Kerinci pada tahun 1945 – 1949 dari Sekretariat Negara Republik Indonesia pada tahun 1978 , Penulis terbaik III naskah Sandiwara Radio dan RRI pusat tahun 1991.

Almarhum Iskandar Zakaria akan dikuburkan di samping Makam Istrinya di Dusun Nek Kota Sungai Penuh. (red)