Kasus Pembunuhan Sadis di Lubuk Mandarsah Masuk Tahap Dua

Advertisement

Kasus Pembunuhan Sadis di Lubuk Mandarsah Masuk Tahap Dua

Rabu, 15 Agustus 2018

PORTALTEBO.id - Masih ingat kasus pembunuhan keji yang terjadi di desa Lubuk Madarsah, Kecamatan Tengah Ilir, pada 13 April 2018 lalu? Dalam insiden tersebut, sang suami bernama Sujari (40), yang menjadi otak pembunuhan, membayar dua orang pemuda untuk menghabisi nyawa istrinya bernama Sujiati (37).

Kasus yang membuat geger masyarakat Tebo ini, dinyatakan sudah lengkap. Hari ini, Rabu (15/08/2018), empat pelaku pembunuhan yang ditenggarai oleh Sujari beserta selingkuhanya, dilimpahkan oleh tim Polres Tebo ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Tebo.

Keempat pelaku tiba di kantor Kejari sekitar pukul 12.00 Wib, dengan pengawalan ketat dari anggota Polres Tebo.

Proses penyerahan tersangka dan barang bukti langsung diterima oleh Tito Supratman Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kasi Pidum Kejari Tebo.

“Benar, hari ini (Rabu, red)  dilakukan tahap II atas tersangka Sujari beserta selingkuhannya,”ujar Tito.

Tahap II ini, kata dia, berkas kasus pembunuhan berencana ini dirasa sudah lengkap dan sudah bisa dilakukan proses persidangan.

"Karena berkasnya sudah P21, maka kita lakukan penerimaan tersangka dan barang bukti dari Polres ke Kejaksaan," jelasnya.

Lanjut Tito, pihaknya masih memiliki waktu 20 hari dan perpanjangan penahan selama 30 hari untuk meneliti berkas pembunuhan tersebut.

Pasalnya, keempat tersangka yang diserahkan ke Kejaksaan memiliki peran dan tugas yang berbeda. "Akan kita teliti dulu. Mereka punya peran berbeda, ada eksekutor, otak pembunuhan atau lainnya" ucapnya.

Sementara itu untuk pasal yang disangkakan, Tito mengatakan, keempat tersangka bakal dikenakan pasal 340 yakni, pembunuhan berencana. "Itu ancaman maksimal hukuman mati," tegasnya.

Sementara itu menunggu proses pelimpahan dari Kejaksaan untuk disidangkan ke pengadilan, pihaknya masih memiliki waktu dua puluh hari untuk meneliti ulang berkas pembunuhan ini. (p01)