Khawatir Gagal Lagi, Warga Minta Pengerjaan Jalan Teluk Rendah-Ketalo Dipercepat

Advertisement

Khawatir Gagal Lagi, Warga Minta Pengerjaan Jalan Teluk Rendah-Ketalo Dipercepat

Minggu, 12 Agustus 2018

PORTALTEBO.id - Proyek pengerasan jalan penghubung Desa Teluk Rendah-Muara Ketalo yang sempat gagal tahin 2015 lalu tahun 2018 ini kembali dianggarkan oleh Pemkab Tebo sebesar Rp 3 Milyar. Anggaran tersebut lebih besar dari tahun 2015 lalu yang hanya 1,2 Milyar.

Meski demikian, warga berharap kepada pihak Dinas PUPR untuk mendesak rekanan agar pengerjaan jalan tersebut dipercepat hingga selesai tepat waktu. Sebab, warga khawatir jika dikerjakan di akhir tahun akan kembali gagal seperti proyek sebelumnya karena kondisi cuaca yang tidak mendukung.

Hal itu seperti yang disampaikan Hapis, warga Desa Ketalo. Hapis mengatakan, pada tahun 2015 lalu pemerintah sudah berupaya agar akses warga tiga desa bisa lancar dengan menganggarkan proyek pengerasan. Tapi karena kelalaian pihak rekanan, proyek tersebut tidak selesai dikerjakan karena kendala cuaca musim hujan.

"Jangan sampai sama kejadiannya dengan tiga tahun lalu. Warga sudah berharap tapi proyek tidak selesai. Jadi kami minta agar rekanan segera memulai pekerjaan, sebab proyek ini berada di seberang sungai batanghari tentu aksesnya agar lambat," ujar Hapis.

Sebelumnya, Kabis Bina Marga Dinas PU-PR Tebo, Sobirin mengatakan bahwa proyek pengerasan jalan tersebut dalam waktu dekat mulai dikerjakan oleh pihak rekanan. Pihaknya juga telah mengintruksikan kepada pihak rekanan agar proses pengerjaan dipercepat, agar tidak mengelami masalah seperti proyek sebelumnya.

"Kontrak sudah, kita juga sudah intruksikan supaya pihak rekanan mempercepat pengerjaannya agar tidak terkendala cuaca. Sebab kalau sudah musim hujan akan menghambat proses pengerjaan, ditambahlagi lokasi proyek menyebrangi sungai," ujar Sobirin.

Dikatakan Sobirin lagi bahwa pekan rekanan juga akan turun untuk mensurve lokasi. Tujuannya agar tekhnis pengerjaan dapat dipahami. Terlebih katanya, ada box yang akan dibangun, tentunya harus ada jalan alternatif yang akan dibuat agar akses masyarakat tidak terganggu.

Untuk diketahui bahwa pada tahun 2015 lalu proyek pengerasan jalan Teluk Rendah- Muara Ketalo tidak selesai dikerjakan oleh pihak rekanan sampai batas ahkir kontrak. Bahkan, masa perpanjangan waktu yang diberikan oleh Dinas PU juga tidak dilaksanakan. Pihak rekanan kemudian dikenakan sanksi blacklist. (red)