Pembunuh Anak Kandung di Desa Jambu Ngaku 'NGELEM' Habis Dua Kaleng Sehari

Advertisement

Pembunuh Anak Kandung di Desa Jambu Ngaku 'NGELEM' Habis Dua Kaleng Sehari

Senin, 27 Agustus 2018

PORTALTEBO.id - DW, tersangka pembunuh anak kandungnya sendiri mengaku suka menghirup lem atau dalam bahasa kerennya disebut ngelem.

“Bisa sampai 2 kaleng dalam sehari, “aku DW, usai memperagakan 16 adegan rekonstruksi pembunuhan yang dilakukannya terhadap anak kandungnya yang masih berusia 8 bulan, di Mako Polres Tebo, Senin (27/08/2018).

Ditanya apa alasannya suka menghirup lem, DW hanya diam.

Pantauan PORTALTEBO.id,saat ditanya oleh pihak kejaksaan dan anggota Polres Tebo, tampak DW tidak banyak bicara. Tersangka tampak linglung, namun tidak menunjukkan mimik atau wajah menyesal atas perbuatan yang telah dilakukannya.

“Iya, yang saya bunuh anak kadung saya sendiri, “kata DW bernada datar.

Diketahui, DW warga Desa Jambu, Kecamatan Tebo Ulu, ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan bayi laki-laki berusia 8 bulan bernama M. Rifki, yang tak lain adalah anak kandungnya sendiri.

Tersangka ditangkap di kawasan Pondok Ladang Panjang, Kecamatan Rimbo Ilir. Saat ditangkap, tersangka menyerah tanpa perlawanan.

DW ditangkap beberapa jam setelah jasad anak kandungnya itu temukan di pinggir sungai dibawah batang Jambu, Desa Jambu, kecamatan Tebo Ulu, Kamis (19/7/2018). (p01)