Tahun Depan, Perindag Berani Targetkan PAD Pasar Rp 1 Milyar

Advertisement

Tahun Depan, Perindag Berani Targetkan PAD Pasar Rp 1 Milyar

Rabu, 29 Agustus 2018

PORTALTEBO.id - Dinas Perindustrian Perdagangan dan Ketenaga Kerjaan (Disperindag Naker) Tebo melalui Kabid Pasar, Edi Sofyan berani menargetkan PAD Pasar tahun 2019 sebesar Rp 1 miliar.

Dijelaskannya, tahun 2018 ini target PAD restribusi pasar sebesar Rp 746 juta. Bila target tersebut ditambah dengan restribusi kios, hanya perlu penambahan sekitar Rp 300 juta untuk mencapai Rp 1 miliar.

“Kalau kios sudah tertib, saya berani menargetkan tambahan restribusi dari kios untuk tahun depan (2019,red) sebesar Rp 300 juta,”kata Edy.

Edy mengatakan jika saat ini pihaknya telah mulai menertibkan ratusan kios liar yang berdiri diatas tanah milik Pemkab Tebo.

Tindakan tegas itu dilakukannya untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada para pemilik kios.

Selain itu, kata dia, tindakan tersebut dilakukan untuk menjalankan aturan dan Perda.

Untuk itu, Edi meminta kepada pemilik kios untuk bersama-sama menjalankan aruran dan kebijakan pemda.

"Perharinya mereka punya kewajibab ke Pemda sebesar Rp 3.000, jadi sebulan itu sebesar Rp 70 ribu per kios," sebutnya.

Saat ini dikatakan Edi, sebagian kios yang ada di pasar Kabupaten Tebo sudah mulai tergarap. Bahkan, kata dia beberapa kios di pasar Sungai Bengkal restribusinya sudah ada yang masuk ke kas daerah.

"Alhamdulilah semenjak kita data kios yang ada di Tebo, sebagian sudah ada yang masuk ke kas daerah," terangnya.

Untuk yang di Sungai Bengkal pihaknya telah mendata ada sekitar 50 kios yang sudah bekerjasama dengan pemda. Sementara lanjut dia untuk di Rimbo Bujang sedikitnya sudah ada 70 kios yang datanya masuk ke Perindag.

Saat ini kata dia, petugas masih melakukan pendataan, apakah masih ada kios liar yang bangunannya bediri diatas tanah Pemda.

"Yang di Rimbo belum tergarap semua, itu titiknya ada di Pujasera, samping terminal, belakang BRI dan samping Bank Jambi," ucapnya.


Edi juga mengatakan selagi berpegang pada aturan dan kebenaran, dia tidak bakal gentar. Ia menduga selama ini masih banyak oknum-oknum yang bermain memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mencari keuntungan. "Saya tidak peduli, akan saya sikat semua," tutupnya. (red)