Dari 3 WNA di Tebo, Cuma 1 Yang Memiliki SKTT

Advertisement

Dari 3 WNA di Tebo, Cuma 1 Yang Memiliki SKTT

Kamis, 20 September 2018

PORTALTEBO.id - Dari data yang dirilis Kanwil Migrasi Kelas I Jambi, ada 3 Warga Negara Asing (WNA) yang berada di wilayah Kabupaten Tebo.

Tiga WNA ini adalah, Hamdan SA U, laki-laki kebangsaan Thailand, nomor dokumen keimigrasian (Dokim) 2C21PC0084-R dengan masa berlaku sampai 09-11-2018, lokasi Desa Kandang Kecamatan Tebo Tengah, status sebagai Tenaga Kerja Asing (TKA) dengan penjamin PT. Star Rubber.
Kemudian, Lee Bong Seong laki-laki kebangsaan Korea Selatan, Dokim 2C11JE3301-AR, masa berlaku 28-10-2018, lokasi Kelurahan Tebing Tinggi, Kecamatan Tebo Tengah, status sebagai TKA dengan penjamin Pt. Jambi Resiurces Internasional.

Selanjutnya, Xiao Yong Yong atau Yahya yang saat ini telah menikah dengan warga Kecamatan Tebo Ulu. Warga kebangsaan China ini memiliki Dokim sampai 16-12-2018 tinggal atau lokasi di Desa Jambu, Kecamatan Tebo Ulu keterangan ikut istri (Marijah).

Dari tiga WNA ini, hanya satu WNA yang memiliki Surat Keterangan Tempat Tinggal (SKTT) yang dikeluarkan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Tebo, yakni atas nama Lee Bong Seong.

“Dari tiga WNA yang ada, cuma satu WNA yang kita keluarkan SKTTnya, dua WNA lagi tidak ada, “ujar Bekti Ferry Densi, Kepala Bidang Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan, di Dinas Dukcapil Tebo, Kamis (20/09/2018).

Sementara, Xiao Yong Yong WNA asal dari China yang sudah lama tinggal di Tebo sempat dideportasi ke negara asalnya. Dia (Xiao Yong Yong) ketahuan oleh Kanwil Imigrasi Jambi saat mengurus data kependudukan dengan dokumen palsu.

Kemudian, lanjut Feri, Xiao Yong Yong kembali lagi ke Tebo dengan membawa dokumen lengkap dari negaranya. “Cuma sampai sekarang dia belum ada lagi melapor ke kita, “jelasnya.

“Dia (Xiao Yong Yong) tinggal bersama Marijah (istrinya) di Desa Jambu, Kecamatan Tebo Ulu,”jelas Feri lagi.

Untuk WNA bernama Hamdan SA U, laki-laki kebangsaan Thailand, hingga saat ini belum melapor. “Sampai saat ini belum melapor ke kita, “pungkasnya. (p01)