Penetapan Pengelolaan Parkir Belum Jelas

Advertisement

Penetapan Pengelolaan Parkir Belum Jelas

Rabu, 19 September 2018

Ilustrasi/NET
PORTALTEBO.id - Dinas Perindag dan Nakertrans Tebo khusus yang membidangi soal parkir saat ini masih kebingungan dalam mengelolah pendapatan restribusi parkir.

Pasalnya, penetapan kawasan pungutan restribusi parkir masih belum jelas. Padahal potensi PAD dari sektor parkir terbilang lumayan tinggi.

Pastinya jika dikaji secara rasional lahan atau area yang memiliki aktifitas kepadatan seperti pusat perbelanjaan, perkantoran atau layanan publik lainnya tentu lahan atau area parkirnya pastinya dikelolah oleh parkir. Namun kenyataan yang dijumpai di Tebo masih banyak lahan atau area parkir yang dikelolah oleh Dinas Parkir.

Seperti contoh misalnya lahan atau area pasar sarinah Rimbo Bujang, jelas yang namanya area yang berada di lingkungan pasar sudah pasti pengelolaanya oleh dinas pasar. Kenyataannya lingkungan pasar area parkirnya dikelolah oleh dinas lain

"Kalau areanya di tepi jalan lintas oke itu mereka yang kelolah," sebut Edi Sofyan, Kabid Pasar Disperindag Tebo.

Menurut Edi bukan hanya itu, tapi lokasi atau titik lainnya di Tebo ini masih banyak yang pengelolaanya masih tumpang tindih. Dirinya enggan menyebutkan pihak pihak atau dinas mana saja yang sudah mengklaim area parkir yang pengelolaanya tanpa adanya koordinasi dengan Dinas Perindag.

"Maunya saya kita duduk sama sama, jadi saat itulah kita sampaikan lokasi atau area mana saja yang kewenangan pengelolaannya oleh dinas pasar," pintanya.

Jika saja penetapan area parkir ini jelas pengelolaannya bukan tidak mungkin kata Edi, pihaknya bisa menjamin PAD pasar hasilnya melampaui target bahkan lebih. "Banyak sekali potensi PAD dari parkir ini. Kalau ini dikelolah secara benar berdasarkan penetapan areanya berlebih," katanya meyakini.

Untuk diketahui tahun 2018 ini target PAD disektor pasar khususnya parkir Disperindag menargetkan sebesar Rp 30 juta pertahun. Realisasi PAD parkir hingga September 2018 saat ini sudah mencapai 80 persen.

"Sisanya kita kejar 4 juta lagi, mudah mudahan sampai Desember 2018 target pad parkir kita tercapai," pungkasnya. (red)