Polres Batanghari Dalami Kasus Pengancamam Wartawan

Advertisement

Polres Batanghari Dalami Kasus Pengancamam Wartawan

Portal
Senin, 24 September 2018

Ilustrasi/NET
PORTALTEBO.id – Kasus pengancaman oknum ASN kantor Camat Marosebo Ulu, SA, terhadap wartawan Sorot Jambi, Sunan Meryanto didalami pihak Polres Batanghari. Sementara ini, pihak kepolisian telah gelar perkara terhadap kasus tersebut.

Dihadapan wartawan yang tergabung dalam Aliansi Jurnalis Batanghari (AJB), Kasat Reskrim Polres Batanghari, IPTU Dhadhag A. SH.S.IK menegaskan pihaknya tidak akan main main terhadap kasus ancaman pembunuhan yang dilakukan.

“Perkara ini akan kita proses secara hukum yang berlaku. Dan kita berjanji akan tangani secara serius dan tidak akan main terhadap kasus yang menimpa rekan kita wartawan,” kata IPTU Dhadhag, yang dikutip dari SeruJambi.com (media partner PORTALTEBO.id), Senin, (24/9/2018).

Sejauh ini, diakuinya, penanganan terhadap kasus tersebut, pihaknya sudah melakukan gelar perkara. Kemungkinan, dalam waktu dekat perkara pengancaman pembunuhan ini akan naik ke tahap penyelidikan dan penyidikan.

“Untuk sementara, dalam penanganan kasus ini, kita sudah gelar perkara. Insya Allah, dalam waktu dekat akan kita naikan ke tingkat penyelidikan,” ungkapnya.

Dirinya menyebutkan, dalam penaganan kasus tersebut pihaknya akan tetap koordinasi dengan pihak wartawan. Pihaknya juga berjanji akan memberitahukan setiap perkembangan.

“Nanti Kita akan terus lakukan koordinasi dengan kawan kawan wartawan,” ujarnya.

Seperti diwartakan sebelumnya, pelakukan pengancaman pembunuhan ini dialami wartawan Sorot Jambi Sunan Meryanto. Kejadian berawal ketika Sunan bersama temannya mendatangi Kantor Camat Marosebo Ulu.

Dikantor camat, Sunan mendapat ancaman pembunuhan dari salah satu Oknum ASN kantor Camat berinisial SA. Ancaman yang dilontarkan diduga karena SA merasa dendam dengan bersangkutan. Masalahnya, SA sempat diberitakan terkait kasus perselingkuhan bersangkutan.(red)