Razia Gabungan Jaring Puluhan Pelanggar

Advertisement

Razia Gabungan Jaring Puluhan Pelanggar

Rabu, 19 September 2018

PORTALTEBO.id - Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar membayar pajak kendaraan roda dua dan roda empat, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Jambi bersama Satalantas Polres Tebo,Satpol PP Tebo, Dinas Perhubungan serta UPT Bakeuda (Samsat) Tebo, gelar menggelar razia gabungan di depan Mako Polsek Tebo Tengah, mulai pukul 10.00 Wib, Selasa (18/9/2018).

Razia ini juga untuk penertiban Perda Nomor 6 Tahun 2011 Tentang Pajak Daerah, KIR, izin trayek dan muatan serta kelengkapan berlalulintas.

Razia gabungan ini juga dilakukan untuk menegakan Perda tentang pajak berkendaraan dan undang-undang tertib berlalu lintas.
Kasat Pol PP Tebo,Taufik Khaldy saat di konfirmasi membenarkan hal tersebut, "Iya,kita bersama Satpol PP Jambi beserta Polres Tebo serta intansi terkait, hari ini melakukan razia kendaraan yang pajak kendaraannya sudah mati atau belum dibayarkan."kata Kasat, Rabu (19/09/2018).

Dalam giat hari ini, ungkapnya kasat, ada 31 tindak pelanggaran yang di tilang, 15 kendaraan yang belum membayar pajak, 7 diantaranya membayar pajak di tempat dan 4 KIR.

“Masyarakat yang terjaring kita tanyakan surat dan kelengkapan kendaraannya, jika tidak memakai helem dan tidak mempunyai SIM maka kita serahkan kepada Satlantas Polres Tebo untuk ditindaklanjuti,”kata Taufik lagi.

“Sementara, bagi kendaraan yang belum membayar pajak atau pajaknya sudah mati, diharuskan membayar pajak ditempat, karna pada razia gabungan kemarin melibatkan petugas Samsat Provinsi Jambi yang berwakili di Tebo,"ucap Kasat.

Dengan kegiatan ini, Kasat berharap kedepannya sinergitas antara Satpol PP Provinsi Jambi dan Satpol PP Kabupaten Tebo bisa ditingkatkan. Pasalnya, hal ini sangat berkontribusi untuk meningkatkan PAD.

“Saya ucapan terimakasi kepada tim yang terlibat pada razia gabungan ini, yakni Satlantas Polres Tebo, UPK Bakeuda Samsat Tebo, serata Dinas Perhubungan Tebo, “tutup Kasat. (red)