Warga Tagih Janji Sekda Untuk Ikut Demo

Advertisement

Warga Tagih Janji Sekda Untuk Ikut Demo

Portal
Senin, 10 September 2018

PORTALTEBO.id - Usai orasi, beberapa perwakilan warga Desa Tambun Arang dan Desa Muaro Sekalo, Kecamatan Sumay, diminta untuk melakukan mediasi di ruang rapat Sekda Tebo.

Mediasi yang dimulai pada pukul 10.35 Wib ini, dipimpin langsung oleh Amsiridin Asisten I Sekda Tebo, dan dihadiri oleh M. Malik Sekdis PMD Tebo, Taufik Khaldy Kasat Pol PP dan anggota Polres Tebo.

Dalam mediasi, Amsiridin menjelaskan jika tuntutan warga agar dua kades yakni Kades Tambun Arang dan Kades Muaro Sekalo untuk diberhentikan, saat ini masih dalam proses.

“Kita tidak mau gegabah dalam mengambil keputusan. Jangan sampai keputusan kita nanti di PTUN. Jadi butuh proses dan pengkajian untuk memberhentikan kedua kades itu, “jelas Amsiridin dihadapan perwakilan warga.

Diakuinya, jika nota dinas terkait persoalan di desa Tambun Arang dan Desa Muaro Sekalo telah disampaikan kepada Bupati Tebo,”Jadi kami minta semua bersabar menunggu keputusannya, “pinta Amsiridin.
Jawaban Amsiridin ini langsung ditanggapi oleh perwakilan warga. “Aturan mana lagi yang harus dikaji. Semua sudah jelas. Ada surat permohonan dari BPD, surat rekomendasi dari Komosi I DPRD dan surat rekomendasi hasil rapat Tim pemberi penghargaan dan sangsi (TPPS). Jadi proses apalagi yang harus ditunggu,”kesal Iwan salah seorang perwakilan warga.

Dijelasnya, berdasarkan pernyataan MUI, LAM dan KUA Kecamatan Sumay, perkawinan kedua kades tersebut tidak sah. “Jangan sampai penyelesaian persoalan ini berlarut-larut. Nanti siapa yang bertanggung jawab jika terjadi hal yang tidak diinginkan, “kata Lukman tokoh masyarakat desa Tambun Arang.

“Kalo takut di PTUN, kami siap tanggung jawab pak. Kami malu dengan kades kami saat ini,”ketus Lukman lagi.

Sementara, Iliyas mengatakan bahwa beberapa minggu yang lalu pihaknya telah menghadap Abu Bakar Setda Tebo. Dalam penjelasanya, ujar dia, Sekda berjanji dalam waktu satu minggu persoalan ini akan selesai.

Namin, kata dia, hingga saat ini persoalan desa Tambun Arang dan desa Muaro Sekalo tak kunjung selesai. “Waktu itu Sekda juga berjanji, jika dalam seminggu persoalan ini tidak selesai, beliu akan ikut demo. Nah, sekarang kita minta agar Sekda ikut domo bersama kami, “tutupnya. (red)