Bocah 11 Tahun dan Gadis Belia Ikut Latihan Bersama Trail Adventur Tebo

Advertisement

Bocah 11 Tahun dan Gadis Belia Ikut Latihan Bersama Trail Adventur Tebo

Senin, 29 Oktober 2018

M. Nur Fathul Kolbi dan Refli Nanda Afriansyah. Bocah 11 tahun mengikuti Main Besamo Tato 2018

PORTALTEBO.id - Lebih dari 500 offraider atai pecinta motor trail mengikuti latihan bersama Trail Adventur Tebo (Tato) 2018, di lapangan Merdeka, Kelurahan Pasar Muara Tebo, Kecamatan Tebo Tengah, Kabupaten Tebo, Jambi.

Pada ajang ini, ada sejumlah sosok yang menjadi pusat perhatian.

Dia adalah M. Nur Fathul Kolbi dan Refli Nanda Afriansyah. Bocah 11 tahun warga Desa Jambu, Kecamatan Tebo Ulu, Kabupaten Tebo ini, saling berlomba memacu motor trailnya bersama peserta lainnya. “Memang suka ngetrail dari dulu, “kata Refli Nanda Afriansyah sedikit malu.

Yang lebih menarik lagi, Eka Fitrianda, gadis belia berusia 12 tahun warga Desa Lubuk Mandarsah Kecamatan Tengah Ilir, Kabupaten Tebo, juga menjadi pusat perhatian saat berpacu menaklukkan lintasan yang telah disiapkan panitia.

Ketua Penyelenggara, Taufik Khaldy mengungkapkan, M. Nur Fathul Kolbi sudah 7 kali mengikuti event trail baik ditingkatkan daerah maupun provinsi. Sedangkan Refli Nanda Afriansyah baru 3 kali mengikuti even. “Kalau Eka Fitrianda sudah 3 kali mengikuti even, “kata Taufik, Minggu (28/10).

Diketahui, latihan trail bersama dengan tanjuk Main Besamo Tato 2018 ini digelar di lapangan Merdeka, Kelurahan Pasar Muara Tebo, Kecamatan Tebo Tengah, Kabupaten Tebo, Jambi.

Latihan bersama dengan ini digelar dalam rangka memperingati HUT Kabupaten Tebo ke-29, HUT Tato ke-6, HUT Brimob ke-73 dan hari Sumpah Pemuda.

Sebelum dilepas secara resmi oleh Kapolsek Tebo Tengah, Iptu Agung Purwanto, ratusan offraider dari berbagai lintas komunitas trail Tebo dan sekitarnya ini, mengucapkan Ikrar Sumpah Pemuda di depan panggung utama lapangan Merdeka.

Ketua Umum Tato, Nazar Efendi mengatakan, Main Besamo Tato artinya adalah latihan bersama Tato. Dan Tato jelas dia, adalah wadah bagi para penghobi atau komunitas trail yang telah berdiri sejak 6 tahun yang lalu.

Dikatakannya, selain untuk mengasah minat dan bakat para offraider, latihan bersama ini digelar untuk mempererat tali silaturrahmi antar komunitas trail, “Ini adalah latihan bersama bukan event. Jadi tidak ada panitia atau petugas di lintasan. Jadi rekan-rekan harus kompak di lintasan, “kata Nazar.

“Ayo kita main asik bukan brisik. Nikmati jalur yang sudah kami siapkan. Salam lumpur, “ucap Bazar. (p01)