Kurang Direspon Masyarakat, GMHP KPU Dinilai Kurang Sosialisasi

Advertisement

Kurang Direspon Masyarakat, GMHP KPU Dinilai Kurang Sosialisasi

Jumat, 19 Oktober 2018

Ilustrasi/NET

PORTALTEBO.id - Badan Pengawas Pemilu (Banwaslu) Kabupaten Tebo menilai Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP) yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Kabupaten Tebo, kurang direspon oleh masyarakat.

Ketua Bawaslu Tebo, Paridatul Husni sangat menyayangi hal tersebut. Dikatakannya, dari hasil pihaknya turun kelapangan dalam mengawal GMHP yang digelar KPU, tampak kegiatan itu kurang sosialisasi dari KPU.

Namun dirinya memuji semangat dari Komisioner KPU Provinsi Jambi Divisi Data yang turun kelapangan dalam mengawal kegiatan KPU tersebut. "Sayangnya semangat yang tinggi dari komisioner KPU Provinsi Jambi tersebut tidak diikuti ditingkat Kabupaten, padahal kegiatan ini terkait dengan peningkatan Partisipasi Masyarakat ( Parmas) saat pemilu nanti,"katanya.

Namun pimpinan Bawaslu Tebo ini mengaku bahwa dirinya belum bisa memberikan data angka hasil temuan Bawaslu Tebo terkait GMHP ini. "Untuk data angka besok saja ya, soalnya saya hari ini masih turun kelapangan,"katanya lagi.

Sementara itu Ahdiyenti sendiri tidak menampik masih rendahnya respon masyarakat dan caleg terkait GMHP ini.
"Kemarin ada masukan terkait belum masuknya sekitar 425 warga anak warga Suku Anak Dalam (SAD) di Muara Tabir kedalam DPT, dan Alhamdulillah sudah teratasi,"jelasnya.

Dikatakannya lagi bahwa GMHP ini sebenarnya tidak saja menjadi tanggung jawab KPU semata. Namun jadi tanggung jawab bersama dalam menyelamatkan hak pilih, “Termasuk tanggung jawab Parpol dan Caleg, dan bagi masyarakat yang keluarganya atau dirinya belum terdaftar masih ada kesempatan hingga tanggal 28 nanti,"terangnya lagi.

Namun dirinya mengakui masih rendahnya respon dari masyarakat terkait gerakan GMHP KPU. “Saya sudah perintahkan kepada seluruh jajaran KPU dibawah untuk jemput bola turun kelapangan untuk menyelamatkan hak pilih masyarakat,"pungkasnya. (red)