Temenggung SAD Curhat Ke Kajati Jambi

Advertisement

Temenggung SAD Curhat Ke Kajati Jambi

Sabtu, 13 Oktober 2018

Kajati Jambi, Andi Murwinah, SH. MH bersama Kajari Tebo, Teguh Suhendro saat mengajari anak-anak Suku Anak Dalam (SAD) mewarnai
PORTALTEBO.id - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jambi, Andi Murwinah, SH. MH beserta rombongan beberapa waktu lalu berkunjung ke pemukiman Suku Anak Dalam (SAD) di Desa Muara Kilis, Kecamatan Tengah Ilir, Kabupaten Tebo, Jambi.

Kedatangan Kajati beserta rombongan ini disambut gembira oleh para Temenggung dan ratusan warga SAD. “Terimakasih kepada bapak-bapak dan ibu-ibu dari kejaksaan yang sudah berkenan berkunjung ke tempat kami, “ujar Temenggung Apug mewakili beberapa temenggung yang hadir.

Pada kesempatan itu, Temenggung Apung langsung curhat kepada Kajati. “Tolong perhatikan pendidikan anak-anak suku dalam. Cukup kami yang sudah tua ini yang buta huruf. Kami ingin anak-anak kami bisa menulis dan membaca. Kami ingin anak-anak kami pintar dan cerdas, “curhat Temenggung Apug kepada Kajati Jambi.

Dikatakan Apung, senjak kelompok SAD yang dipimpinnya memutuskan untuk hidup tidak melangun atau berpindah-pidah, sudah banyak janji yang diterimanya namun tidak satupun yang terealisasi sesuai keinginan.

“Tolong antar anak-anak kami dari pangkal hingga pucuk. Jangan seperti mengantar orang jalan, sudah sampai kami ditinggalkan, “kata Apung lagi.

“Kami ingin anak-anak kami bisa bergembira dan berbahaya seperti anak-anak di kota. Selama ini yang kami dapat hanya janji-janji saja. Jadi, kami minta kepada ibu Kajati tolong anak-anak kami, “pungkasnya.

Curhat Temenggung Apug ini langsung ditanggapi oleh Kajati Jambi Andi Murwinah, SH. MH. Dia bilang jika saat ini pihaknya telah membuat program Jaksa Masuk Rimba. “Program ini khusus untuk pendampingan hukum kepada warga SAD, “jelas Kajati.

Untuk pemenuhan hak dasar warga SAD, lanjut Kajati, pihaknya melalui Kejari Tebo bersama pendamping SAD telah membentuk sebuah yayasan yaknk Yayasan Orang Rimbo Kito. “Yayasan inilah perpanjangan tangan kami (kejaksaan), nantinya akan membuat program-progam untuk pemenuhan hak-hak dasar SAD, baik itu pendidikan, kesehatan, ekonomi dan sebagainya, “jelas Kajati.

Selain program Jaksa Masuk Rimba dan membentuk Yayasan Orang Rimbo Kito, kata Kajati, pihaknya juga telah memberi bantuan 1 unit Mobil Pintar atau mobil perpustakaan keliling. “Ini juga upaya kita untuk memenuhi kebutuhan pendidikan warga SAD. Yang jelas kita ingin anak-anak SAD cerdas dan nantinya bisa bersaing dengan anak-anak kota, “tutup Kajati. (p01)