Terkait Travel Haji & Umroh BUMD, Dewan: Jangan Hanya Mengakali Anggaran Saja

Advertisement

Terkait Travel Haji & Umroh BUMD, Dewan: Jangan Hanya Mengakali Anggaran Saja

Senin, 22 Oktober 2018


PORTALTEBO.id - DPRD Tebo sorot usaha Travel Umroh Dan Haji milik Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Tebo yang diduga belum memiliki izin. Sorotan ini dilontarkan oleh Wakil DPRD Tebo Syamsu Rizal.

Dia mengakui jika sejak dahulu kurang setuju dengan usaha Travel Haji dan Umroh yang dibuka oleh BUMD. “Masa sekelas BUMD buka usaha Travel Haji dan Umbroh seperti itu. Lain halnya kalau BUMD punya jaringan hingga ke Mekkah, bisa buka usaha sendiri,”ketus Iday sapaan Syamsu Rizal, Senin (22/10/2018).

Menurut Iday, seharusnya BUMD kreatif dan bisa membuka usaha yang bisa merekrut tenaga kerja. “Cari entertain untuk merancang usaha yang bisa merekrut tenaga kerja. Bukan buka usaha hanya untuk mengakali anggaran,”ketus dia dia.

“Kemarin juga buka THC Mart, dak jalan dan tutup. Jadi dari kemarin saya memang kurang setuju usaha yang dibuka BUMD,”pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, PT Tebo Mulia Indah yang bergerak dibidang jasa Travel Umroh Dan Haji milik Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Tebo, diduga bodong atau tidak memiliki izin.

Pasalnya, hingga saat ini Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tebo belum mengeluarkan izin rekomendasi perizinan.

Namun nyatanya tahun lalu pelayanan Travel Umroh Dan Haji ini telah memberangkatkan belasan jemaah asal Tebo ke tanah suci untuk melaksanakan Umroh.

Demikian yang disampaikan oleh Kepala Kamenag Tebo melalui Kasi Penyelenggara Haji dan Umbroh, Lukman.

Diakuinya, sebelumnya pihak perwakilan BUMD pernah datang ke Kemenag Tebo untuk menanyakan persyaratan perizinan. Namun hingga saat ini belum ada tindak lanjut atau memasukkan persyaratan perizinan.

“Yang jelas samapai saat ini kita belum ada mengeluarkan izin untuk pelayanan Travel Umroh Dan Haji. Meskipun hanya sebagai distributor namun tetap saja harus melapor,”tegasnya.

Meski demikian, Lukman memgaku belum ada jamaah maupun masyarakat yang dirugikan atas travel bodong tersebut. “Jika ada yang dirugikan, segera lapor ke Polres Tebo, “tutup dia. (red)