Ungkap Dugaan Kecurangan Seleksi Administrasi CPNS, BKPSDM Bakal Digugat

Advertisement

Ungkap Dugaan Kecurangan Seleksi Administrasi CPNS, BKPSDM Bakal Digugat

Portal
Jumat, 26 Oktober 2018


PORTALTEBO.id - Bupati Tebo, Sukandar memastikan seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Tebo bebas KKN. Dia menginginkan hasil seleksi CPNS benar-benar murni sesuai standar kelulusan.

Keinginan Sukandar ini sepertinya tidak didukung penuh dengan profesional kerja Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Kabupaten Tebo.

Sebagai panitia pelaksana seleksi, BKPSDM dituding tidak profesional dalam menyeleksi bahan calon pelamar. Pasalnya ditemukan dugaan kecurangan, atau peserta yang tidak memenuhi syarat bahan tapi tetap dinyatakan lulus.

Hal ini diungkapkan oleh aktivis Tebo-Jambi Afriasyah. Dia menegaskan jika BKPSDM Tebo tidak professional dalam menyeleksi bahan calon pelamar.

Diungkapkannya, berdasarkan hasil investigasi ada salah seorang pelamar pada formasi bidan yang memiliki Surat Tanda Regestrasi Bidan (STRB) telah berakhir, tapi pada saat pengumunan yang bersangkutan dinyatakan lulus.

“STRB itu wajib bagi tenaga kesehatan, karena itu syarat dari BKN (Badan Kepegawaian Negara) untuk tenaga kesehatan. Tapi pelamar yang saya maksud masa berlaku STRB nya sudah berakhir tapi kok bisa lulus,”ungkap Afriasyah.

“Saya punya data dan faktanya. Makanya saya berani bilang kalau panitia seleksi administrasi CPNS Tebo diduga banyak melakukan kecurangan,“kata dia.

Atas dugaan kecurangan tersebut, Afriasyah bakal membuka Posko Pengaduan Dugaan Kecurangan Seleksi Administrasi CPNS di Tebo.

Posko ini, kata dia, untuk menampung aspirasi korban-korban kecurangan yang dilakukan oleh panitia seleksi CPNS Tebo dalam hal ini BKPSDM Tebo. “Kita akan didampingi oleh LBH Citra Keadilan untuk melakukan gugatan ke Pengadilan,”kata dia.

“Saya menghimbau kepada para pelamar CPNS yang merasa terzolimi agar bersama-sama kita perjuangkan hak kita, “ucapnya.

Direktur LBH Citra Keadilan Tebo, Tomson Purba menyatakan siap memberikan tempat untuk posko pengaduan bagi masyarakat yang dirugikan pada pendaftaran CPNS Tebo. “Sifatnya kita siap memberikan bantuan hukum kepada mereka, “kata dia.

Terkait hal ini, Kepala BKPSDM Tebo Haryadi dikonfirmasi mengakui jika ada kelalaian saat verifikasi berkas pelamar CPNS kemarin, ”Maklumlah berkas yang di verifikasi jumlahnya ribuan. Sementara kita kekurangan petugas untuk memverifikasinya,” kata Haryadi, Jumat (26/10).

Mantan Kepala PMD Tebo ini mengatakan jika masalah kesahalan saat verifikasi sudah dibahas dan sudah ada solusinya, “Nanti pas ujian CAT, setiap pelamar diwajibkan membawa berkas asli seperti Izajah, KTP, KK, dan akreditasi kampus. Nanti bisa tahu mana yang tidak lebgkap atau tidak memenuhi persyaratan langsung didisk, “singkatnya

Diketahui, dari data yang dirilis BKPSDM Tebo, ada sebanyak 6.147 orang pelamar yang menyelesaikan proses pendaftaran online. Hasil verifikasi mencatat sebanyak 3.770 lolos verifikasi dan 2.377 tidak lolos verifikasi. (p01)