Cuma 80 Pesera Lulus Passing Grade SKD, BKPSDM Tunggu Intruksi MenPAN RB

Advertisement

Cuma 80 Pesera Lulus Passing Grade SKD, BKPSDM Tunggu Intruksi MenPAN RB

Portal
Kamis, 22 November 2018


PORTALTEBO.id - Ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dengan sistem Computer Assisted Test (CAT) di Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, telah usai digelar. Alhasil hanya 80 peseta yang lolos passing grade.  

Minimnya peserta CPNS yang sudah lolos passing grade ini membuat Badan Kepegawaian dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tebo kebingungan.

Pasalnya BKPSDM Tebo masih menunggu petunjuk dan teknis (Juknis) dari Kementerian Pendayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) dan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) terkait seperti apa proses penerimaan CPNS selanjutnya jika formasi belum terpenuhi. Hal tersebut diutarakan Kepala BKPSDM Tebo Haryadi melalui Sekban KPSDM Suwarto.

Dimana kata dia, dari 3.770-an pendaftar yang mengikuti SKD CPNS Kabupaten Tebo, hanya 80 peserta yang lolos passing grade.

Minimnya pendaftar yang lolos membuat panitia seleksi tingkat kabupaten kebingungan karena tak mencukupi formasi yang dibutuhkan.

"Belum ada juknis dari Kemenpan RB dan BKN apakah akan dirangking atau bagaimana nantinya. Sementara, kami masih menunggu," ujar Suwarto.

Sementara Kabupaten Tebo memiliki jatah 117 formasi, yang didominasi tenaga guru dan kesehatan. Tes SKD yang dipusatkan di Gedung kantor BKPSDM Tebo, diikuti pelamar CPNS dari dalam dan luar Kabupaten Tebo.

Sementara itu Suwarto juga menyampaikan dari 80 peserta yang lolos passing grade kemarin ada yang tidak memenuhi kebutuhan formasi dan ada juga formasi yang tersedia malah melebihi kebutuhan.

Contohnya kata Suwarto, untuk tenaga guru khusus bahasa Indonesia yang dibutuhkan cuma satu, tapi tak satupun peserta yang lulus pasing grade.

Selanjutnya ada formasi guru agama yang dibutuhkan cuma satu yang lulus passing grade ada 4 peserta. Dan masih banyak lagi formasi lainnya yang kebutuhannya sedikit namun yang lulus pasing grade melebihi kebutuhan. Yang seperti ini kata Suwarto sudah disampaikan ke kementerian PAN RB untuk segera ditindaklanjuti.

"Untuk memenuhi formasi yang dibutuhkan apakah nanti diambil berdasarkan rangking bisa saja," ucap Suwarto.

Kata dia lagi, sebenarnya banyak formasi yang dibutuhkan namun tidak mencukupi kuota. Untuk tenaga medis atau kesehatan misal membutuhkan 22 bidan tapi yang lulus passing grade cuma 8. "Padahal formasi ini kemarin yang ikut tes lebih 500 peserta," katanya.

Untuk itu Suwarto menduga jika diambil berdasarkan rangking kemungkinan ada pengurangan peserta yang lulus passing grade kemarin. "Mungkin dari 80 pesera yg lulus, paling cuma separuh yang memenuhi kuota," tutupnya. (red)