google-site-verification=dwhumxho11lF8qf4pJiXSK3sIBkhfcmSWtJ8AJGJ7x4 Dampak Banjir, Desa Pagar Puding Lamo Kesulitan Air Bersih, Warga Mulai Terserang Diare

Advertisement

Dampak Banjir, Desa Pagar Puding Lamo Kesulitan Air Bersih, Warga Mulai Terserang Diare

Jumat, 09 November 2018


PORTALTEBO.id - Dampak banjir yang merendam desa Pagar Puding Lamo, Kecamatan Serai Serumpun beberapa hari ini, membuat desa tersebut kesulitan mendapatkan air bersih. Tidak itu saja, beberapa warga terutama anak-anak mulai terserang penyakit diare.

Ini dikatakan langsung oleh Camat Serai Serumpun, Ambiar saat mengikuti rapat bersama tim Satuan Tugas (Satgas) Bencana di ruang rapat Sekretaris Daerah (Sekda) Tebo, Jumat (09/11). “Alhamdulillah air (banjir) berangsur menyurut,”kata dia.

Meski demikian, kata dia, warganya saat ini kesulitan untuk mendapatkan air bersih. Untuk itu dia minta solusi agar kebutuhan akan air bersih selama banjir bisa terpenuhi. “Kasihan warga sudah mulai terserang penyakit. Terutama anak-anak, sudah pada diare. Mungkin karena air yang digunakan untuk sehari-hari tidak steril, “kata dia.

“Kami juga butuh pelayanan kesehatan agar warga yang sakit segera diobati, “tutup dia.

Diketahui, hasil rapat Satgas Bencana yang digelar di ruang rapat Sekretaris Daerah (Sekda) Tebo, mulai hari ini Jumat (09/11), Kabupaten Tebo tetapkan status siaga banjir hingga Desember 2018.

Diberitakan sebelumnya, ratusan unit rumah dan beberapa fasilitas umum (fasum) di Desa Pagar Puding Lamo, Kecamatan Serai Serumpun, Tebo, terendam banjir.

Informasi yang dirangkum PORTALTEBO.id, banjir yang disebabkan meluapnya air sungai Batanghari ini terjadi sejak Senin (05/11) sekitar pukul 04.00 Wib. Ketinggian air diperkirakan 1 sampai 2 menter. Banjir terparah berada di Rt.01 Dusun Pasir Terendam dan Rt.04 Dusun Ujung Tanjung desa Pagar Puding Lamo.

Tidak hanya rumah warga dan fasum, banjir juga merendam 22 Ha kebun dan 6 Ha sawah milik masyarakat.

Tampak anggota Polsek Serai Serumpun dan Babinsa Koramil 416-04 Pulau Temiang melakukan pengamanan disekitar lokasi banjir.

Salah seorang perangkat desa Pagar Puding Lamo, Dermawan mengatakan sudah tiga hari ini desanya terendam banjir. Saat ini warganya yang menjadi korban banjir terpaksa mengungsi ke rumah sanak family atau kerabat yang lokasinya lebih tinggi.

Dermawan juga mengatakan, saat ini warganya membutuhkan bantuan berupa obat-obatan, sembako dan air bersih. Namun hingga saat ini belum ada perhatian ataupun bantuan dari Pemkab Tebo. “Sudah tiga hari ini belum ada sedikitpun bantuan dari pemerintah. Sementara kita sangat membutuhkan sekali. Terutama sembako dan air bersih, “kata dia. (red)