Diundang Kongres Kebudayaan, DKJ Berharap 6 Kepala Daerah di Jambi Bisa Hadir

Advertisement

Diundang Kongres Kebudayaan, DKJ Berharap 6 Kepala Daerah di Jambi Bisa Hadir

Sabtu, 08 Desember 2018


PORTALTEBO.id - Dewan Kesenian Jambi (DKJ) berharap 4 orang Bupati dari Jambi yang diundang untuk menghadiri acara Kongres Kebudayaan Indonesia 2018 untuk bisa hadir, hal tersebut disampaikan oleh Ketua DKJ Fahmi Sabki melalui Ramayani.

"Kita sangat berharap 6 orang Kepala Daerah  yang diundang untuk menghadiri kegiatan tersebut bisa menghadiri langsung tanpa diwakili,"tukas Ramayani sembari menyebutkan bahwa 4 kepala daerah yang diundang tersebut antara lain Bupati Merangin, Bupati Tanjung Jabung Barat, Bupati Tanjung Jabung Timur, Bupati Batanghari, Walikota Sungai Penuh dan Bupati Tebo.

Dikatakannya bahwa acara yang digelar oleh Direktorat Jenderal Kebudayaan Indonesia tersebut sangatlah penting karena merupakan amanat Undang-undang nomor 5 tahun 2017 Pemajuan Kebudayaan.

"Agenda Konggres Kebudayaan sendiri adalah penyusunan pokok pikiran kebudayaan daerah mulai dari tingkat Kabupaten dan Provinsi yang dilaksanakan dari April lalu,"terangnya lagi.

Ramayani menyebutkan DKJ sangat berharap dengan hadirnya Kepala Daerah yang diundang hadir, dapat memberikan kontribusi positif terhadap rencana induk pemajuan kebudayaan, dan mempunyai strategi kebudayaan dalam menyusun kebijakan kebudayaan didaerahnya masing-masing nantinya.

"Tidak semua Kepala Daerah di undang, makanya kita berharap daerah yang Bupatinya diundang nantinya mempunyai kebijakan kebudayaan yang jelas, perlu diingat pembangunan itu tidak hanya bersifat pembangunan fisik semata, tapi Pembangunan dibidang seni dan budaya juga sangat lah penting,"katanya lagi.

Dikatakannya lagi puncak acara Kongres Kebudayaan sesuai dengan jadwal dari panitia adalah penyerahan strategi kebudayaan kepada presiden.

"Strategi kebudayaan yang dirumuskan dalam Konggres ini diserahkan kepada presiden sebagai dasar dalam penyusunan Rencana Induk Pemajuan Kebudayaan, Serta Rencana Pembangunan Jangka Panjang, jangka menengah dan pendek serta rencana kerja Pusat dan Daerah nantinya,"pungkasnya. (red)