Hampir 2 Tahun Dijabat Karoteker, Pengurus Club Desak Segera Dilaksanakan Kongres PSSI

Advertisement

Hampir 2 Tahun Dijabat Karoteker, Pengurus Club Desak Segera Dilaksanakan Kongres PSSI

Portal
Minggu, 30 Desember 2018


PORTALTEBO.id - Hampir dua tahun, Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Tebo dijabat oleh Karoteker. Antinya hampir dua tahun PSSI Tebo mengalami kekosongan kepengurusan.

Hal ini menjadi sorotan beberapa club, pemerhati dan peduli sepak bola di Kabupaten Tebo. Pasalnya, beberapa club menduga jabatan karoteker yang terlalu lama penyebab prestasi sepak bola Tebo menurun drastis.

Untuk memperbaiki prestasi bola kaki ini, beberapa club mendesak agar dilaksanakan Kongres PSSI. “Ya harus segera dilaksanakan Kongres. Etikanya juga ndak bagus, masa hampir dua tahun pengurus PSSI dijabat sama karoteker. PSSI ini Ini organisasi besar, jadi harus profesional lah,”ujar Zulkifli salah satu pengurus club sepak bola di Tebo.

Dia menjelaskan bahwa, sebelumnya kongres PSSI Tebo dijanjikan bakal dilaksanakan setelah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jambi 2018. Namun sampai sekarang belum ada tanda-tanda bakal dilaksanakan.

“Sekarang ada agenda besar yakni Gubernur Cup. Kalo pengurus masih dijabat oleh karoteker, saya ragu Tebo bisa bersaing, “kata dia.

Untuk itu, Zulkifli minta kepada karoteker PSSI Tebo agar sesegera mungkin melaksanakan kongres. “Tugas karoteker kan untuk melaksanakan kongres secepat mungkin. Ini kok malah terkesan ditunda-tunda. Bahkan informasinya kongres bakal dilaksanakan setelah Gubernur Cup. Besok setelah Gubernur Cup ndak tau lagi apa alasanya untuk menunda kongres”ketusnya.

Selain itu, Zulkifli minta kepada Pemkab Tebo khususnya Disporapar Tebo jangan dulu mengirim tim untuk mengikuti Gubernur Cub sebelum kongres PSSI dilaksanakan, dan kepada Pengurus KONI Tebo untuk agar mengevaluasi kinerja karoteker PSSI Tebo.

“Pada Porprov kemarin seharusnya kita juru kunci. Tapi kenyataan kita dipermalukan. Jangan sampai pada event Gubernur Cup kita dipermalukan kembali. Kan sayang, menghabiskan banyak anggaran kalo cuma dapat malu saja, “tutup dia. (red)