google-site-verification=dwhumxho11lF8qf4pJiXSK3sIBkhfcmSWtJ8AJGJ7x4 Ini Kata Dinsos Tebo Terkait Korban Banjir Belum Terima Bantuan

Advertisement


Ini Kata Dinsos Tebo Terkait Korban Banjir Belum Terima Bantuan

Selasa, 11 Desember 2018


PORTALTEBO.id - Kabid Pengendalian Bencana, Dinas Sosial Kabupaten Tebo, Asmuni mengakui jika sampai saat ini belum ada penyaluran bantuan ke korban banjir di Tebo.

Dia juga bilang jika paket bantuan sembako dari Provinsi Jambi sebanyak 100 paket, sudah ia terima beberapa waktu lalu

"Belum ada penyaluran bantuan, nanti kita sampaikan nota dinas dulu ke bupati," kata Asmuni.

Asmuni menuturkan, sedikitnya sudah ada 236 KK korban banjir yang melapor ke pihaknya. Ratusan KK tersebut rata rata berada di sepanjang aliran Batanghari. "Ada di tujuh desa yang sudah melapor ke kita," kata Asmuni.

Berikut data jumlah korban banjir diwilayah kabupaten Tebo diantaranya, Desa Pagar Puding sebanyak 75 KK, Desa Teluk Kayu Putih 45 KK, Desa Kunangan 35 KK, Desa Tanah Garo 45 KK, Desa Paseban 12 KK, Desa Teluk Kepayang 12 KK, Desa Teluk Lancang 12 KK.

"Personil tagana kita siaga standbye monitoring terus takutnya ada banjir dadakan," pungkasnya.

Diketahui, sejak sepekan terakhir ini korban banjir di beberapa desa di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Kabupaten Tebo, terus bertambah. Sayangnya, hingga saat ini para korban banjir tersebut belum menerima bantuan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tebo.

Salah seorang warga Tanah Garo, Kecamatan Muara Tabir, Yarani mengaku sejak sepekan terakhir rumahnya terendam banjir. Dia juga mengaku belum satupun bantuan yang ia terima dari pemkab Tebo. Padahal lanjut dia pihak desa telah mendata dan melapor ke pihak Pemkab jumlah warga dan fasilatas yang terendam air.

"Belum ada terima bantuan, padahal kami termasuk data korban banjir dan ini sudah kita laporkan," kata Yarani, Selasa (11/12).

Kendati ia mengakui kondisi banjir berangsur surut, tapi ketinggian air masih stabil. Terlebih curah hujan tak menentu, bisa saja besok atau lusa yang banjir datang lebih besar. "Terus mana respon pemerintah, sudah bosan kami seperti ini terus," keluhnya.

Untuk itu, dia berharap kepada Pemkab Tebo agar segera memberikan bantuan kepada para korban bajir, “Kami sangat butuh bantuan, “tutupnya. (red)