Kasubag di BKD Muarojambi Minta Uang Rp 100 Juta untuk Lulus CPNS

Advertisement

Kasubag di BKD Muarojambi Minta Uang Rp 100 Juta untuk Lulus CPNS

Jumat, 28 Desember 2018

Kejari muarojambi pasca OTT YS. Foto: Serujambi.com

PORTALTEBO.id - YS, warga Desa Ladang Panjang, Kecamatan Sungai Gelam, Muarojambi yang menjabat sebagai Kasubag Pengangkatan Pegawai di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Muarojambi tertangkap Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Kejaksaan Negeri Muarojambi.

Dilansir dari serujambi.com (media partner PORTALTEBO.id), yang bersangkutan diketahui meminta uang kepada korban sebesar Rp100 juta untuk bisa lulus dalam seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019.

Hal ini dikatakan Kepala Kejari Muarojambi, Sunanto. Ia mengatakan uang sebesar Rp19, 3 juta yang didapatkan dalam OTT ini baru hanya sebagai tanda terima saja.

“Tersangka ini meminta uang sebanyak Rp100 juta untuk bisa meluluskan korban dalam seleksi penerimaan CPNS. Karena korban diancam oleh tersangka, jika tidak memberikan uang dia tidak akan lulus, maka korban pun memberikan uang yang telah diminta tersebut. Dan untuk BB saat ini kita amankan berupa uang sebesar Rp19, 3 juta serta HP milik tersangka,” katanya, saat konfrensi pers.

Ditambahkan Sunanto, OTT ini sendiri dilakukan di rumah tersangka yang berada di Desa Ladang Panjang, Kecamatan Sungai Gelam, Muarojambi, pada Kamis (27/12/2018), sekitar pukul 14.00 WIB.

“Sewaktu penangkapan tadi korban sedang berada di rumah tersangka untuk memberikan uang yang di minta oleh tersangka itu,” ujarnya.

Kemudian, hasil dari pemeriksaan tim penyidik Kejari Muarojambi terhadap tersangka. Pihaknya masih menentukan pola, masih melakukan mapingasca  dan pemetaan tapi tidak menutup kemungkinan ada bentuk-bentuk baru.

“Kita boleh berduga, tapi nanti akan saya sampaikan secara lengkap,” tandasnya. (red)