Meriah, Festival Cahaya di HUT Desa Tirta Kencana, Rimbo Bujang

Advertisement

Meriah, Festival Cahaya di HUT Desa Tirta Kencana, Rimbo Bujang

Portal
Minggu, 23 Desember 2018


PORTALTEBO.id - Desember 2018 ini, Desa Tirta Kencana, Kecamatan Rimbo Bujang genap berusia 40 tahun. Berbagai kegiata pun gelar oleh pihak desa untuk memperingati HUT ke 40 ini, salah satunya adalah festival cahaya (lampu lampion).

Festival yang digelar di kantor Desa Tirta Kencana, Jalan Meranti Poros Desa Tirta Kencana, Kecamatan Rimbo Bujang ini disaksikan ribuan masyarakat desa. Tampak ratusan lampu lampion dengan berbagai warna menghiasi langit malam itu.

Kepala Desa Tirta Kencana, Joko Suwondo mengucapkan terima kasih kepada ribuan pengunjung yang hadir untuk memeriahkan pesta lampion. Dia berharap semoga dengan adanya acara ini buat masyarakat Desa Tirta rukun, kompak, maju, mandiri, sehat dan sejahtera.

Dijelaskannya, peringatan HUT Desa Tirta Kencana berlangsung dari tanggal 17 hingga 23 Desember 2018. Pada peringatan HUT ini, pihak desa menyugukan berbagi ragam hiburan diantaranya karaoke, puisi, festival band, festival kuda kepang dan hiburan lainnya.

“Malam ini (Sabtu 22/12), tepat di hari jadinya Desa Tirta Kencana kita menggelar pesta lampu lampion dan pagelaran Wayang Kulit. Semoga ini bisa menghibur seluruh masyarakat desa Tirta Kencana, “kata Kades.

Dijelaskan Kades lagi, peringatan HUT Desa Tirta Kencana ini digelar setiap tahunya. Namun untuk pesta lampion (festival cahaya) baru tahun ini diadakan.

“Penyelenggara adalah Pemerintah Desa Tirta Kencana bekerja sama dengan Karang Taruna Desa Tirta Kencana. Kegiatan berakhir hari ini, Minggu (23/122018). Dan ini bertepatan dengan liburan akhir tahun dan liburan semester untuk anak sekolah,”kata dia.

Salah satu Panitia Penyelenggara, Andiyan Antono mengaku bangga telah berhasil menyelenggarakan seluruh event kegiatan. “Alhamdulillah, selain berlibur masyarakat juga bisa menikmati pesta cahaya. Ini bisa jadi oleh-oleh bagi para pengunjung yang hadir  menikmati keindahan pesta lampion,”singkat Anton. (red)