Tersangka Kasus Pengerusakan, Ketua BPD Tambun Arang Terancam Dipecat

Advertisement

Tersangka Kasus Pengerusakan, Ketua BPD Tambun Arang Terancam Dipecat

Portal
Selasa, 04 Desember 2018


PORTALTEBO.id - Ketua Badan Permusyaearatan Desa (BPD) Desa Tambun Arang Kecamatan Sumay, AS (46) yang tersandung kasus pengerusakan aset miliki Pemerintah Desa Tambun Arang terancam bakal dipecat. Pasalnya sejak AS ditetapkan menjadi tersangka pada 12 November kini kasusnya terus bergulir.

Kabid Pemdes BPMPD Tebo, Ansori mengakui sudah mendengar informasi menetapan AS Ketua BPD Tambun Arang menjadi tersangkan.

Kendati demikian Ansori juga bilang jika pihaknya sampai saat ini belum menerima surat resmi dari kepolisian terkait penetapan AS jadi tersangka.

"Surat dari polres belum kita terima, kalau informasinya memang sudah ada kita terima," kata Ansori.

Saat disinggung seperti apa prosedural jika ada perangkat atau pejabat desa tersandung kasus. Ansori menerangkan sesuai dengan aturan UU ASN dan Pemdes apabila AS terbukti melakukan pelanggaran dan proses hukumnya nanti sudah memiliki ketetapan hukum yang kuat atau inkraht oleh pengadilan dipastikan yang bersangkuta pasti di non aktifkan.

"Ya kalau sudah memiliki ketetapan hukum dari pengadilan dia kita non aktifkan," sebut Ansori.

Penonaktifan langsung dikeluarkan dan ditandatangi oleh bupati. Pasalnya SK pengangkatan dan pemberhentian langsung oleh bupati. "Iya itu wewang bupati," kata Ansori.

Seperti diberitakan sebelumnya Ketua BPD Desa Tambun kec Sumay, AS (46) ditetapkan menjadi tersangka atas laporan dugaan tindak pidana pengerusakan aset milik pemerintah Desa Tambun Arang. Penetapan tersangka AS ini berdasarkan  surat ketetapan nomor: S Tap/37/XI/ Reskrim yang dikeluarkan oleh Polres Tebo tanggal 12 November 2018.

Berdasarkan laporan tersebut maka AS yang berprofesi sebagai petani beralamat di Dusun Pauh Lembak Ilir Rt 04 Desa Tambun Arang resmi ditetapkan sebagai tersangka.

AS terbukti melanggar pasal 406 ayat (1) KUHPidana. Penetapan ini juga diperkuat dengan adanya laporan dari Polsek Sumay nomor : LP/B.27/IX/2018 pada tanggal 07 September 2018 silam. Polisi juga telah mengeluarkan Sprindik nomor Sp.Sidik/85.a/XI/2018.

Kasat Reskrim Polres Tebo, AKP Hendra Wijaya kepada media membenarkan status atas Nama AS warga Desa Tambun Arang kini telah ditetapkan sebagai Tersangka. Hendra meyakini jika penetapan AS sebagai tersangka telah melalui proses pemeriksaan dengan mengumpulkan saksi saksi berikut barang bukti serta  gelar perkara.

"Ya sudah kita lakukan proses pemeriksaan sebelumnya. Saksi sudah kita mintai jeterangan berikut bukti bukti di TKP," kata Hendra meyakini.

Untuk proses selanjutnya pihak Polres terhadap yang bersangkutan bakal dilakukan pemeriksaan lanjutan sebagai tersangka.

Seperti yang diberitakan sebelumnya bahwa AS telah terbukti melakukan pengerusakan sejumlah aset milik Pemerintah desa Tambun Arang kec sumay. Kejadian tanggal 07 September 2018 lalu saat pemerintah desa sedang melakukan rapat desa.

Akan tetapi pada saat sedang digelarnya rapat tiba-tiba AS datang mempertanyakan kenapa pihak desa tidak melibatkan ketua BPD pada saat rapat. Saat itulah terjadi perdebatan yang alot hingga terjadinya aksi pengerusakan sejumlah aset milik pemdes Tambun Arang.

Aset yang dinyatakan rusak pada waktu itu satu unit TV tabung dan satu unit Meja Tamu. (red)