google-site-verification=dwhumxho11lF8qf4pJiXSK3sIBkhfcmSWtJ8AJGJ7x4 Al Haris Minta Tanah Aset Pemkab Didata Ulang

Advertisement

Al Haris Minta Tanah Aset Pemkab Didata Ulang

Kamis, 03 Januari 2019


PORTALTEBO.id - Aset Pemkab Merangin berupa tanah belum terdata dengan baik. Gerah dengan kondisi ini, Bupati Merangin Al Haris mengumpulkan para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Kamis (3/1/2018).

Rapat digelar di ruang rapat Bupati Merangin, Bangko, mulai pukul 10.55 WIB. Selain OPD, Haris juga menghadirkan Badan Pertanahan Nasional (BPN).

"Masih banyak aset tanah Pemkab Merangin yang belum disertifikatkan dan masih banyak yang ukurannya tidak valid,’’ ujar Haris dikutip dari Jambizone.com media partner PORTALTEBO.id.

Haris mengatakan untuk itu perlu dilakukan pendataan ulang terhadap aset tanah milik Pemkab Merangin itu. Ia ingin tahu, apakah tanah-tanah milik Pemkab Merangin itu masih utuh ukurannya atau sudah dikuasai orang lain.

Dicontohkan oleh Haris, seperti tanah yang berada di belakang Taman Makam Patriot Bhakti. Lahan milik Pemkab Merangin itu sekarang sudah menjadi kebun sawit milik warga.

"Tolong ukur juga tanah Taman Rio Alip di Dusun Mudo Bangko, kabarnya juga sudah mulai berkurang. Lalu tanah di belakang Mesjid Baitul Makmur yang dulu luasnya mencapai 52 hektar, sekarang tinggal berapa?,’’ katanya.

Begitu juga dengan tanah di Desa Tanjung Lamin yang dulu luasnya 32 hektar, tanah eks PU di Desa Mudo, tanah di depan gedung PKK, dan tanah di kawasan Ujung Tanjung Bangko. Haris juga menyentil tanah di depan rumah dinas bupati  yang baru diratakan, tanah Jam Gento, sampung Taman Pemuda, Bukit Tiung, Pulau Elba, tanah IBRD, TK Polres, depan Toko Singgalang Lama dan di sejumlah tempat lainnya.

Semua aset tanah itu ia tegaskan agar didata ulang. "Jadi nanti tanah-tanah milik Pemkab Merangin yang belum bersertifikat itu, segera urus proses sertifikatnya,’’ tegas Haris. (red)