Bantuan Kementan Diisukan Bantuan Oknum Caleg Golkar

Advertisement

Bantuan Kementan Diisukan Bantuan Oknum Caleg Golkar

Portal
Rabu, 09 Januari 2019

Photo, doc David Asmara

PORTALTEBO.id - Sejumlah kelompok tani dikabupaten Tebo, propinsi Jambi menerima 61 unit alat tanam jagung (cronplenter) dari kementrian pertanian seharga Rp. 1.087.000.- per unit. Bantuan tersebut diterima pihak dinas tanaman pangan holtikultura dan ketahanan pangan (TPHKP) Tebo, pada 24 Oktober 2018.  Baru kemudian diserahkan kepada kelompok tani dihampir seluruh kecamatan dalam kabupaten Tebo pada 8 November 2018.

Menurut pelaksana tugas kepala dinas TPHKP kabupaten Tebo, M. Ziadi, melalui kepala seksi Alsintan, Zulfahmi menyatakan bantuan yang dimaksud didistribusikan kepada kelompok tani binaan dinas yang berada di 10 kecamatan dikabupaten Tebo. Menurut dia ke sepuluh kecamatan itu adalah kecamatan Tujuh koto, tujuh koto ilir, Serai sermpun, Tebo ulu, Muara tabir, Tebo ilir, Tebo tengah, Sumay, Rimbo bujang, dan Tengah ilir. Peralatan yang diterima kelompok tani tersebut berikut suku cadangnya.

" Saya tidak tahu, apakah bantuan yang diterima dinas untuk diberikan kepada kelompok tani merupakan bentuk proyek aspirasi atau tidak. Jelasnya bantuan itu adalah bantuan pemerintah pusat melalui kementrian pertanian. Bukan bantuan dari oknum caleg seperti isu yang berkembang dimasyarakat," kata kasi Alsintan, Zulfahmi, Rabu (9/1/2019) siang, dikantornya.

Terpisah warga desa Teluk kayu putih kecamatan tujuh koto, James mendapatkan informasi dari warga masyarakat bahwa ada isu yang disebar dimasyarakat bahwa bantuan alat tanam jagung itu diberikan oleh BH oknum caleg partai Golkar disana. James sangat menyayangkan informasi yang diterima masyarakat itu. Jangan masyarakat disuguhi informasi yang tidak benar dan terkesan membodohi.

" Maka dari itu, saya menyatakan tidak mungkin alat itu bantuan dari oknum caleg tersebut. Saya ingin pastikan apakah ada bantuan dari pemerintah kepada kelompok tani di desa teluk kayu putih ini, itu saja. Tidak etis kalau bantuan pemerintah dikatakan bantuan oknum caleg (anggota dewan)," katanya.

Sementara itu oknum caleg BH yang berusaha dikonfirmasi tidak menjawab pertanyaan yang dikirimkan lewat pesan Whatsappnya. Pesan hanya dilihat tetapi tidak dibalasnya. (red)