google-site-verification=dwhumxho11lF8qf4pJiXSK3sIBkhfcmSWtJ8AJGJ7x4 Belum Seumur Jagung, Jalan Dua Jalur Kembali Rusak, Warga Minta Bupati Surati BPJN IV Jambi

Advertisement

Belum Seumur Jagung, Jalan Dua Jalur Kembali Rusak, Warga Minta Bupati Surati BPJN IV Jambi

Sabtu, 12 Januari 2019


PORTALTEBO.id - Belum beberapa bulan ditambal sulam, jalan dua jalur Kota Tebo kembali berlubang. Hal ini menjadi sorotan warga maupun pengendara. Pasalnya, selain mengancam keselamatan pengendara, lubang jalan tersebut juga merusak keindahan kota.

“Baru bulan kemarin ditambal, sekarang sudah berlubang lagi. Aneh saja, belum seumur jagung sudah rusak,”kata Yanto warga yang tinggal jalan dua jalur Kota Tebo, Sabtu (12/01/2019).

Yanto menduga, ada bebeberapa kejanggalan pada pekerjaan jalan dua jalur tersebut, mulai dari pekerjaan awal hingga perbaikan yang setiap tahun dilakukan.

Pada pekerjaan jalan awal yang dilaksanakan beberapa tahun yang lalu, rekanan tidak membongkar aspal lama pada median jalan atau taman ditengah jalan.


Hal itu menurut Yanto, setiap musim hujan jalan rentan rusak karena air tidak terserap tanah, melainkan air merembes di selah-selah aspal badan jalan. “Besar kemungkinan rembesan air yang membuat jalan gampang rusak dan berlubang. Ndak tau juga pada pekerjaan awal apakah ada sub pembongkaran aspal pada median jalan atau tidak, yang jelas aspal lama pada median jalan tidak dibongkar, “jelas dia.

“Atau bisa saja pada pekerjaan awal, rekanan bekerja asal-asalan tanpa memperhatikan kualitas pekerjaan, ya beginilah jadinya. Setiap tahun selalu rusak, “kata dia lagi.

Faktor lainya, menurut Yanto, penyebab jalan rusak diduga akibat kurangnya pengawasan pada saat rekanan bekerja. “Jadi rekanan bekerja semaunya saja. Buktinya, begitu diperbaiki baru beberapa bulan rusak kembali,”ketusnya.

Hal dan keluhan yang sama juga dikatakan Riski. Dia mengungkapkan bahwa dari awal jalan tersebut dibangun sampai sekarang, kerusakan jalan tersebut sudah sering diperbaiki, namun hanya bertahan sebentar dan kemudian rusak kembali.

“Jalan ini tanggungjawab pihak Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) IV Jambi,  Bupati harus menyurati pihak Balai tersebut untuk mempertanyakan ini. Kapan perlu Surati juga pihak Kementerian dan presiden. Biar rekanan maupun pihak balai serius memperbaiki jalan kebanggaan Kota Tebo ini, “ketus Riski. (red)