Bertemu Dahlan Iskan, Bupati Tebo Sampaikan Rumitnya Birokrasi di Kementerian

Advertisement

Bertemu Dahlan Iskan, Bupati Tebo Sampaikan Rumitnya Birokrasi di Kementerian

Portal
Minggu, 20 Januari 2019

Bupati Tebo, Sukandar 

PORTALTEBO.id - Tahun ini Dahlan Iskan yang merupakan pendiri koran Jawa Post, tengah mengawali kunjungannya ke Jambi. Kunjungan pada Sabtu (19/1) tadi malam dikemas dengan tema malam Minggu Bersama Abah Dahlan Iskan di Luxury Hotel Jambi berlangsung sederhana.

Dilansir dari website kliktebo.com, pada kesempatan itu ada yang menarik dari pertemuan yang dihadiri banyak undangan dari berbagai elemen, salah satunya termasuk Bupati Tebo H.Sukandar. Disela-sela acara tersebut seorang Bupati Tebo H.Sukandar sempat melontarkan keluhannya terkait rumitnya birokrasi di kementerian.

Seperti yang ditulis diberanda Facebook dengan akunnya Dona Picesisca, Sukandar orang nomor satu di Bumi Seentak Galah Serengkuh Dayung ini menuturkan, soal birokrasi di kementrian yang rumit dan dirasa menghambat investasi untuk daerah. Pasalnya lanjut Sukandar masuknya investor diharapkan jadi jalan keluar agar harga hasil perkebunan rakyat bisa dihargai lebih baik.

"Kalo bapak jadi saya apa yang harus dilakukan Pak?" tanya Pak Bupati.

Usai H.Sukandar melontarkan pertanyaan tersebut, Dahlan Iskan hanya butuh beberapa detik saja untuk mengernyitkan dahi, lalu menjawab,

"Apabila semua upaya sudah tak bisa mendapat hasil maka jika saya jadi Anda, saya akan menyurati Pak Menteri nya setiap hari," ucapnya.

"Saya pernah melakukan strategi ini kepada kepala bank di Jawa Timur agar dia mau menurunkan bunga kredit untuk perusahaan yang sakit dan baru saya ambil alih waktu itu, saya minta sekretaris membuat 40 surat, isinya sama, tanggalnya berbeda, dan dikirim setiap hari! pas surat ke 20 akhirnya permintaan dikabulkan," timpal Dahlan membeberkan.

Sebelum Dahlan melanjutkan uraian atas pertanyaan bupati Tebo itu, terlihat seluruh tamu undangan pada malam itu terlihat serius mengamati ucapan mantan bapak menteri ini. Tentu dari beberapa jawaban jitu tersebut harapan seluruh audiens bisa jadi solusi jitu juga.

Selanjutnya trik jitu Dahlan yang kedua untuk H.Sukandar jalan keluar kedua adalah, Pak Bupati bisa minta izin ke masyarakatnya sebulan tidak masuk kerja, jadi setiap hari Pak Bupati bisa nunggu Pak Mentri di pintu kantornya, walau pak mentrinya ga ada kata Dahlan, terus menunggu hingga ketemu.

"kapan perlu sampe jam 1 malam, setiap hari!," kata Dahlan serius.

Dari laporan yang ia terima tersebut, Dahlanpun lantas mengisahkan, ada seorang Walikota Seoul melakukan rapat lebih dari 1500 kali dengan warganya agar bisa mendapat kesepakatan untuk memulihkan pemukiman kumuh di suatu sudut kota, Seoul. Korsel yang menganut sistem demokrasi punya masyarakat yang mirip sama dengan Indonesia, bebas menolak/menerima dengan berbagai argumen.

Setelah pertemuan ke seribu lima ratus sekian, akhirnya si walikota berhasil! Warga setuju, wilayah sekitar sungai langsung dirombak dan berubah, si Walikota gigih ini terakhir juga punya karir menanjak, ia terpilih menjadi presiden Korea Selatan.

"Jadi kalo ada yang berpikir negosiasi 40 apa 50 kali, ingat saja Walikota Seoul ini, cerita dan saran saya tadi tentu adalah simulasi, setiap kita atau Pak Bupati boleh punya trik sendiri, untuk mewujudkan sesuatu untuk kepentingan banyak masyarakat," ujar Dahlan mengakhiri tipsnya.

Pak Bupati yang bertanya pun diam dan pasti harus ada tindakan setelah diskusi tadi malam. Kesimpulan : hanya orang pantang menyerah yang akan mencapai tujuan. Dikutip dari beranda facebook akun Dona Picesisca Jambi, Januaro 2019. BW Luxury Hotel Jambi. (red)