BPBD Turunkan 2 Perahu Karet dan 2 Unit Mobil Ke Desa Tuo Ilir

Advertisement

BPBD Turunkan 2 Perahu Karet dan 2 Unit Mobil Ke Desa Tuo Ilir

Portal
Senin, 28 Januari 2019


PORTALTEBO.id - Kepala Bidang Penanggulangan Bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tebo, Antoni Faksi membenarkan ada warga warga hilang di Sungai Batanghari Desa Tuo Ilir, Kecamatan Tebo Ilir, Senin (28/01/2019).

“Sekitar pukul 01.00 dini hari tadi kita menerima laporan ada warga yang hilang diduga terseret arus sungai. Korban bernama M. Syarif berusia 38 tahun, ”kata Antoni dikonfirmasi PORTALTEBO.com.

Menurut informasi yang diterimanya, Antoni mengatakan jika warga tersebut terseret arus sungai saat hendak mencari ikan di sungai Batanghari.

“Sekrang Tim TRC BPBD Tebo, Basarnas, TNI, Polri dan dibantu masyarakat tengah melakukan pencarian korban dengan cara menyisir aliran sungai, “kata dia lagi.


Hingga saat ini, lanjut Antoni, korban belum berhasil ditemukan. “Kita juga menurunkan 2 unit perahu karet dan 2 unit mobil serta perlengkapan pribadi untuk mencari korban. Mudah-mudahan korban segera ditemukan,”harapnya.

Diberitakan sebelumnya, salah seorang warga Desa Tuo Ilir, Kecamatan Tebo Ilir, Kabupatrn Tebo, M. Sarip diduga hilang terseret arus sungai Batang Hari tadi malam sekira pukul 01.15 Wib saat hendak mencari ikan.

Mizon, salah seorang warga Desa Tuo Ilir saat dikomfirmasi Senin (28/1/2019) mengatakan bahwa, Sarip memang sering mencari ikan dimalam hari bersama istrinya, namun malam tadi sendirian saja.

"Ketahuannya pagi tadi, di duga beliau terjatuh ke sungai Batanghari. Soalnya perahu dan peralatan untuk mencari ikan miliknya masih ada di atas jamban itu, dan senter milik Sarip juga ditemukan tidak jauh dari lokasi itu dalam keadaan hidup," ujarnya.

Kepala Desa Tuo Ilir, Nazri membenarkan jika salah seorang warga hilang. Dia juga menduga jika warganya itu hilang terseret arus sungai Batanghari saat hendak mencari ikan.

"Iya benar ada salah seorang warga kami hilang saat hendak mencari ikan, diduga hanyut di arus sungai Batanghari," kata Nazri.

Saat ini lanjut di, warga Tuo Ilir tengah berusaha semampunya mencari korban dengan cara menyusuri sekitar lokasi kejadian, dan juga dengan cara menyelam ke dasar sungai.

"Sampai sekarang kita msih tetap usaha, dan tim BPBD saat ini masih dijalan menuju ke sini," pungkas Kades. (red)