Daur Ulang Sampah Plastik Menjadi Minyak, Robi: Itu Salah Satu Atribut FKH

Advertisement

Daur Ulang Sampah Plastik Menjadi Minyak, Robi: Itu Salah Satu Atribut FKH

Portal
Sabtu, 12 Januari 2019


PORTALTEBO.id - Keberhasilan eksperimen Forum Komunitas Hijau (FKH) Tebo Kotaku, Kabupaten Tebo mendaur ulang sampah plastik menjadi minyak adalah salah satu perwujudan dari program Pengembangan Kota Hijau (PKH). Ini disebutkan oleh Kordinator FKH Tebo Kotaku, Robi Harja di sekretariat FKH Tebo Kotaku, Sabtu (12/01/2019).

Dijelaskan Robi, berawal dari keinginan rekan-rekan FKH untuk mengembangkan perwujudan program pengembangan PKH, FKH Tebo Kotaku di sektor atribut Green Waste, yaitu pengelolaan limbah dan sampah melakukan eksperimen terhadap sampah plastik yang saat ini menjadi problem hampir disetiap kota besar, termasuk Kabupaten Tebo.

“Terinspirasi dari prototipe yang telah dibuat oleh FKH Nusantara, FKH Tebo Kotaku berkonsultasi secara periodik untuk mendapatkan referensi dalam pengembangan dan uji konversi plastik menjadi minyak, “kata Robi.

“Berkat bimbingan rekan-rekan FKH juga FKH Nusantara, dan dengan peralatan seadanya, alhamdulillah FKH Tebo Kotaku berhasil melakukan konversi dari kantong kresek menjadi minyak atau yang kita sebut minyak sintetis, “kata Robi lagi.

Dengan mekanisme kerja sangat sederhana, minyak sintetis yang dihasilkan mirip dengan solar atau minyak tanah, "Tentu ini perlu pengembangan teknologi serta sarana yang cukup agar bisa dikembangkan menjadi BBM yang siap digunakan untuk publik,"ujarnya.

Dari hasil eksperimen, lanjut Robi, dengan 30 lembar kantong kresek atau kantong plastik dapat menghasilkan kurang lebih 50 ml minyak.

“Harapan kita, ekperimen ini dapat dikembangkan menjadi lebih baik sebagai salah satu kebijakan strategi daerah dalam hal pengelolaan sampah,”harapnya.

Menurut Robi, dengan eksperimen dan pengembangan teknologi nantinya ada 2 permasalahan dapat terjawab yakni, masalah sampah yang dapat diputus dalam skala rumah tangga, dan energi alternatif yang dapat dikonsumsi oleh publik.

Selanjutnya Robi mengatakan bahwa FKH Tebo Kotaku saat ini tengah mendirikan sebuah perusahaan limbah daerah. Kedepanya perusahaan limbah daerah ini bisa menjadi sebuah badan usaha, tentunya yang berbadan hukum dan dapat bekerja sama dengan pihak investor luar dalam pengembangan dan pengelolaan sampah dan limbah di daerah. “Sekarang kita tengah mengurus perizinan untuk perusahaan limbah daerah. Kita berharap Pemkab Tebo mendukung program dan rencana kita ini, “tutup Robi. (red)