KPU Tebo Sebut Surat Pemberhentian Tumino Asli

Advertisement

KPU Tebo Sebut Surat Pemberhentian Tumino Asli

Portal
Selasa, 29 Januari 2019


PORTALTEBO.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tebo sudah memastikan bahwa surat pemberhentian Tumino yang ditandatangani oleh Ketua dan Sekretaris Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) adalah asli setelah diverifikasi dan difaktual ke DPP PAN. Hal tersebut disampaikan oleh divisi teknis KPU Tebo, Alfadli.

"Kebetulan yang berangkat untuk memverifikasi dan memfaktualkan ke DPP PAN sayo, dan surat tersebut benar asli adanya, tidak hanya Tumino, tapi juga surat pemberhentian Marzuki juga sama,"terang Alfadli kepada serujambi.com (media partner PORTALTEBO.id) melalui telpon selularnya.

Dijelaskannya berita acara klarifikasi bermaterai cukup yang di tanda tangani oleh wakil sekjen DPP PAN Fikri Yasin menyatakan benar mengenai perihal pemberhentian anggota PAN atas nama Tumino dan Marzuki disertai dengan legalisir foto copy SK pemberhentian.

Dijelaskannya bahwa surat pemberhentian Marzuki dan Tumino adalah dokumen pelengkap yang dikirimkan oleh DPRD Tebo terkait usulan Pergantian Antar Waktu (PAW) Harmalini anggota DPRD Tebo dari PAN yang meninggal dunia beberapa waktu yang lalu.

"Sesuai aturan KPU harus memprosesnya selama 7 hari maksimal, dan berdasarkan perangkingan perolehan suara dibawah Almarhum Harmalini adalah Marzuki, selanjutnya adalah Tumino, dan dibawahnya adalah H. Muksin, namun karena dalam dokumen pendukung usulan PAW yang masuk ke KPU ada dilampirkan surat pemberhentian Marzuki dan Tumino oleh DPP PAN, maka kita harus memverifikasi dan mengklarifikasi ke DPP PAN, dan hasilnya seperti yang sudah saya bilang tadi bahwa surat tersebut adalah asli adanya,"lanjutnya lagi.

Ketika ditanyakan kepadanya tentang gugatan Tumino ke Pengadilan Negeri (PN) Tebo terhadap DPD PAN Tebo terkait tidak terima dirinya di berhentikan apakah akan berpengaruh terhadap proses PAW yang sedang diproses oleh KPU Tebo sekarang ini, Alfadli menolak untuk menjawabnya.

"Kita lihat saja nanti, karena rencana baru hari ini kita baru akan pleno untuk proses PAW ini, karena apapun keputusan di KPU Tebo harus melalui rapat pleno,"pungkasnya. (ian/red)