Kunjungan ke Pasar di Kerinci, Jambi, Ihsan Yunus: Harga-harga Bahan Pokok Stabil

Advertisement

Kunjungan ke Pasar di Kerinci, Jambi, Ihsan Yunus: Harga-harga Bahan Pokok Stabil

Portal
Selasa, 15 Januari 2019

PHOTO : Ihsan Yunus (pakaian batik) saat berdialog dengan pedagang di pasar tradisional Siulak Deras, Kecamatan Gunung Kerinci, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi.

PORTALTEBO.id - Komisi VI, Fraksi PDIP, Dapil Jambi, Ihsan Yunus melakukan kunjungan ke pasar tradisional Siulak Deras, Kecamatan Gunung Kerinci, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi.

Kunjungan yang dilakukan Selasa hari ini (15/012019), diniatkan untuk mendapatkan data tentang harga-harga bahan pokok di Kabupaten Kerinci.

Ihsan yang di tahun 2019 ini kembali maju sebagai calon anggota DPR RI, mengatakan harga-harga bahan pokok di Kabupaten Kerinci relatif stabil dan normal berdasarkan pengamatannya di pasar Siulak Deras. “Hasil kunjungan saya ke pasar Siulak Deras di Kerinci menunjukkan harga-harga bahan pokok utama relatif stabil dan tidak melonjak. Daging sapi Rp 120.000/kg, cabai Rp 20.000/kg, beras Rp 11.125/kg dan kentang Rp 4.500/kg.”kata Ihsan.


Dijelaskan dia, tujuan pengecekan harga-harga kebutuhan pokok ini adalah untuk membuktikan apakah banyaknya berita yang mengatakan harga-harga melonjak naik termasuk di Jambi benar adanya. “Tujuan kita ini untuk membuktikan kabar burung kalau harga-harga melonjak. Hari ini saya buktikan itu tidak benar dan mungkin juga hoax untuk menyerang pemerintah. Harga-harga bahan pokok di Kerinci saya pastikan normal dan stabil,” tambahnya.

“Kita harus mengapresiasi pemerintah pusat dan daerah yang berhasil mengendalikan harga. Memang kabar burung yang belum jelas kebenarannya salah satu cara menyikapinya adalah dengan blusukan dan melihat langsung realita di tengah masyarakat. Nah, pasar tradisional ini adalah salah satu pusat perputaran ekonomi rakyat, jadi realita di dalamnya dapat mencerminkan kondisi ekonomi baik daerah maupun pusat. Saya bertanya pada para penjual maupun pembeli dan sama-sama menjawab bahwa harga-harga bahan pokok masih terjangkau,” tutup Ihsan. (red)