google-site-verification=dwhumxho11lF8qf4pJiXSK3sIBkhfcmSWtJ8AJGJ7x4 Mahasiswa Tuntut STIT Tebo Jadi Institut Agama Islam Tebo

Advertisement


Mahasiswa Tuntut STIT Tebo Jadi Institut Agama Islam Tebo

Selasa, 08 Januari 2019


PORTALTEBO.id - Sejumlah mahasiswa STIT Tebo tuntut janji kampus mereka menaikkan status STIT menjadi Institut Agama Islam (IAI) Tebo. Tuntutan ini disampaikan oleh para mahasiswa saat menggelar aksi demo beberapa hari lalu.

“Iya, hari Minggu (6/1) kemarin kita gelar aksi demo di kampus. Kita menuntut janji pihak kampus untuk menaikan status STIT Tebo menjadi IAI Tebo,”kata Korlap aksi Afnur Al kepada PORTALTEBO.id, Selasa (08/01/2019).

Dijelaskan dia, masiswa merasa sangat kecewa karena hanya dijanji-janjikan serta diimingi-imingi bahwa kampusnya akan naik status menjadi Institut Agama Islam Tebo, “Tapi nyatanya ketika ditanya oleh mahasiswa tidak ada kejelasan dan pembuktian yang bisa meyakini mahasiswa,”kata dia lagi.

Dijelaskannya lagi, tahun lalu pihak kampus sedang proses perubahan status kampus. Dampaknya, mahasiswa baru banyak yang mendaftar karna ada beberapa fakultas baru.

Kalau begini situasi kampus STIT Tebo mau dibawa kemana pendidikan ini, pihak akademik terkesan bermain-main, seolah-olah kampus kami menjadi ladang mata pencarian,”ketus dia.

Mirisnya, lanjut dia, fakultas dan jurusan yang baru di kampus seperti ESY, HPI, HTNI, dan Akuntansi. Sedangkan nomenklatur Kampus masih STIT, “ini jelas kebohongan besar yang dilakukan akademik untuk merekrut mahasiswa baru, “ketus dia lagi.

Menurut dia, masih banyak lagi persoalan kampus yang harus diklarifikasi, agar tidak ada lagi kebohongan dan kesan mengada ada diantaranya, pembenahan struktural kampus, Akreditasi dan Menajemen Administrasi Keuangan yang tidak transfaran dan bahkan proses pembelajaran,

“Diproses pembelajaran, mahasiswa cuma diminta kewajiban tapi haknya tidak terpenuhi, bahkan lucunya proses perkuliahan hanya 3 bulan tapi sudah ujian semester, terus minta uang semester full,”tuding dia.

“Yang jelas kami sangat kecewa dengan aksi hari Minggu kemarin, Ketua STIT Tebo tidak mau menghadapi kami untuk klarifikasi persoalan tersebut. Sudah 3 kali kami audiensi tapi hasilnya Tidak menemui jawaban, ketua STIT Tebo ketakutan,”kata dia.

Terkait hasil aksi protes tersebut pihak  kampus bernegosiasi sama kami untuk memberi tengang waktu untuk menjawab pertanyaan dari kami mahasiswa, dan kami mahasiswa memberikan penegasan bahwa hari Sabtu tanggal 12 Januari 2018, kami sudah menerima bukti dan permasalahan ini sudah bisa diklarifikasi langsung dengan Ketua STIT Tebo. Kalau tidak ada jawaban, kami sepakat untuk aksi besar-besar semua mahasiswa dan mengancam mogok belajar,” tutupnya.(p15)