google-site-verification=dwhumxho11lF8qf4pJiXSK3sIBkhfcmSWtJ8AJGJ7x4 Nah, Ditemukan Botol Miras dan Alat Kontrasepsi di Taman Spot Center Tebo

Advertisement


Nah, Ditemukan Botol Miras dan Alat Kontrasepsi di Taman Spot Center Tebo

Rabu, 02 Januari 2019

Dok. Suaratebo.net

PORTALTEBO.id - Fasilitas umum seperti taman di samping Spot Center atau stadion kebanggaan Tebo, bakal menjadi perhatian khusus Pemkab Tebo. Pasalnya, ada kekhawatiran disalahgunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Hal ini di sampaikan langsung oleh Bupati Tebo, H. Sukandar, saat membuka Rakerda LAM Jambi Tebo beberapa waktu lalu.

"Sudah ada taman, tapi lampu belum sepenuhnya ada. Pembangunan taman di samping Stadion itu dibuat untuk tempat wisata Tebo selain wisata tanggo Rajo," kata Sukandar.

Sebagai penggagas Spot Gentar, lanjut Bupati, ada semacam rasa kekhawatiran karena tempat tersebut takut disalahgunakan sebagai tempat pertemuan yang tidak diinginkan seperti pacaran, transaksi narkoba dan lain sebagainya. Pasalnya, tempat tersebut wilayahnya cukup luas ada sekitar 13 Hektare.

"Tidak menutup kemungkinan nanti, kita bakal melakukan patroli bersama. Baik itu dari Satpol PP, kemudian nanti Pak Camat Tebo Tengah juga bisa berkoordinasi dengan lurahnya untuk membuat kegiatan positif seperti wisata kaliner di sekitar stadion," harap Sukandar.

"Ini perlu kearifan, kebijakan dari kita semua baik itu Pemerintah Daerah, Lembaga Adat, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat. Tidak serta merta mengandalkan pemerintah karena ini tugas kita bersama," tutup Sukandar.

Sementara, salah satu pekerja taman Spot Center saat dikonfirmasi mengaku bahwa hampir tiap malam pemuda ngumpul disini (taman stadion,red). Ia juga mengaku tiap hari membersihkan sampah bekas jajanan dan bekas minuman yang berserakan di sekitar taman. Selain itu, dirinya juga sering menemukan botol minuman keras serta alat kontrasepsi yang berserakan di sekitar taman.

"Ya tiap pagi hari kita selalu bersihkan sampah, padahal sebelumnya pemkab sudah menyediakan tempat sampah dan papan peringatan," kata pekerja tersebut yang tidak mau namanya dipublikasikan.

Jangan sampai, lanjutnya, taman ini kotor dan sepi pengunjung seperti taman di kabupaten tetangga. "Jangan sampai setelah taman ini selesai dikerjakan dan sudah serah terima, pengunjung malah menjadi sepi," singkatnya. (red)

Sumber Artikel : suaratebo.net