Pemkab Tebo Bakal Naikan Tarif Parkir

Advertisement

Pemkab Tebo Bakal Naikan Tarif Parkir

Selasa, 22 Januari 2019

Foto: Kabid Perindagnaker Kabupaten Tebo, Edi Sopian. | possitive

PORTALTEBO.id | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tebo, tengah menggodok rancangan revisi peraturan daerah nomor 6 tahun 2012 tentang retribusi jasa usaha terutama dalam pasal 20 terkait struktur retibusi parkir dalam wilayah pasar.

Dalam revisi yang bakal diajukan untuk dibahas di DPRD kabupaten Tebo itu, sejumlah tarif parkir terhadap item kendaraan bermotor akan dinaikkan dari tarif  lama.

" Seiring dengan perubahan nomenklatur dinas, perda yang lama sudah tidak relevan lagi dengan kondisi terkini. Selain itu juga pemerintah akan berupaya meningkat sector pendapat asli daerah dari jasa usaha parkir," ungkap kepala bidang, perdagangan dinas Perindagnaker kabupaten Tebo, Edi Sopian, S.Ag.

Dikatakannya bahwa saat ini rancangan (draft) perubahan tengah disusun dan akan diajukan dalam pembahasan bersama DPRD kabupaten Tebo. Dasar estimasi penyelenggaraan perparkiran untuk meningkatkan potensi pendapatan daerah (PAD). Pihaknya sudah melakukan pemetaan lokasi parkir disemua pasar yang berada didalam wilayah pasar, khususnya untuk pasar yang Sarinah di kecamatan Rimbo Bujang.

Menurut Edi, potensi lahan parkir tidak 'bertuan', misalkan RSUD, parkir instansi swasta yang ada dikabupaten Tebo ini. Sebenarnya banyak yang belum tergarap secara maksimal. Tetapi wilayah itu bukan menjadi ranah dinas Prindagnaker. Apabila lahan itu bisa digarap optimal juga memberikan nilai pertambahan PAD kabupaten Tebo.

" Saya kira banyaknya lahan parkir tidak bertuan merupakan salah satu factor bocornya sumber PAD. Maka itu kedepan hal ini perlu juga disiasati oleh stakeholdernya," katanya.

Dalam draft revisi perda itu dirincikannya  kenaikan tarif parkir berkisar Rp.1.000 hingga Rp. 2.000, perjenis kendaraan, untuk kendaraan roda dua dari Rp. 1000,- naik menjadi Rp. 2.000,-. Kendaraan roda empat jenis Sedan/jeep dari Rp. 2.000, naik menjadi Rp.5.000,-, mobil jenis Pick up semula Rp. 3.000 menjadi Rp. 5.000,- kemudian kendaraan truk /besar menjadi R/7.000,-. (possitive/red)