Pengamanan Pemilu 2019, Polres Libatkan Babinsa se Kabupaten Tebo

Advertisement

Pengamanan Pemilu 2019, Polres Libatkan Babinsa se Kabupaten Tebo

Portal
Rabu, 09 Januari 2019


PORTALTEBO.id - Pemilihan umum (Pemilu) calon legislatif serta calon presiden dan wakil presiden tinggal beberapa bulan kedepan dilaksanakan.

Pada pesta demokrasi kali ini, Polres Tebo melibatkan anggota TNI demi mensukseskan dan mengamankan pelaksanaan tersebut. Ini dikatakan langsung oleh Kapolres Tebo melalui Humas Polres Tebo, Brigpol Dian Solistio Margono. “Seluruh Babinsa TNI se kabupaten Tebo sudah kita minta untuk ikut terlibat pada pengaman Pileg dan Pilpres nanti, “kata Dian dikonfirmasi PORTALTEBO.id, Rabu (09/01/2019)

Dijelaskannya, dilibatkannya seluruh Babinsa dalam pengaman Pileg dan Pilpres ini karena jumlah TPS (Tempat Pemungutan Suara) bertambah. Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) atau UU Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu. Pada aturan tersebut ditetapkan angka maksimal per TPS adalah 500 orang atau pemilih. Namun angka tersebut dinilai tidak efektif. “Jadi pada aturan baru per TPS maksimal 300 orang pemilih. Jadi otomatis jumlah TPS yang ada bertambah. Itu dasar kita minta bantuan sama TNI untuk mengamankan Pemilu nanti, “jelas dia.

Menurut Dian, dengan dikurangi jumlah pemilih per TPS maksimal 300 orang pemilih, kemungkinan besar pelaksanaan pemungutan suara tidak samapai malam. “Merujuk pengalaman pada tahun 2014 lalu, ada yang sampai malam. Ini kan rentan juga dengan kesehatan petugas TPS nya. Jadi ini juga yang menjadi pertimbangan mengapa jumlah pemilih per TPS dikurangi,”jelas dia.

Ditanya berapa jumlah Babinsa se Kabupaten Tebo yang bakal dilibatkan pada pengamanan Pemilu, Dian mengatakan, “Seluruhnya dilibatkan, ada 101 orang Babinsa, “katanya.

Penambahan TPS ini dibenarkan oleh Ketua KPU Tebo, Basri. Dia menjelaskan jika saat ini ada 1000 lebih TPS untuk Pemilu setelah dilakukan penambahan. “Kalo jumlah pastinya saya lupa. Coba tanya langsung ke sekretaris Sudarno,”kata Basri via telepon.

Sementara, Sekretis KPU Tebo, Sudarno hingga saat ini belum berhasil dikonfirmasi. Berkali dihubungi, ponselnya bernada tidak aktif. (red)