google-site-verification=dwhumxho11lF8qf4pJiXSK3sIBkhfcmSWtJ8AJGJ7x4 Selama 2018, Kejari Tebo Selamatkan Rp 1,36 Miliar Kerugian Negara

Advertisement


Selama 2018, Kejari Tebo Selamatkan Rp 1,36 Miliar Kerugian Negara

Senin, 14 Januari 2019


PORTALTEBO.id - Selama ditahun 2018 kemarin, Kejaksaan Negeri (Kejari) Tebo telah berhasil menyelamatkan kerugian negara sebanyak Rp. 1,36 miliar. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tebo melalui Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidus) Tebo Efan Apturedi.

"Untuk penyelamatan kerugian negara dari kasus korupsi yang kita tangani dari ganti kerugian negara dan denda yang dibayarkan oleh terpidana korupsi sekitar Rp 1.369.243.654 rupiah,"terang Efan kepada serujambi.com, media partner PORTALTEBO.id.

Saat ditanyai berapa kasus korupsi yang ditangani oleh Kejari Tebo selama 2018 kemarin, Kasi Pidsus Kejari Tebo ini menjelaskan bahwa ada 2 kasus yang sedang dalam penyidikan, yaitu kasus LPJU yang sedang menunggu hasil audit BPK RI dan kasus PNPM Rimbo Bujang.

"Untuk kasus PNPM sedang pemberkasan untuk dinaikkan ke penuntutan kerugian negara,"jelasnya lagi.

Efan juga menyebutkan untuk penuntutan ada 10 kasus korupsi dengan 10 orang terdakwa.

"Yang sudah diputuskan ada 4 kasus dengan 4 orang terdakwa yaitu kasus embung,"katanya lagi.

Ketika ditanyakan kepadanya bagaimana sikap Kejari Tebo terkait tingginya respon masyarakat Tebo dalam mengawal penanganan kasus korupsi di Tebo, dengan tegas dikatakannya bahwa Kejari Tebo sangat senang dengan adanya masyarakat yang berperan aktif dalam penanganan kasus korupsi di Tebo.

"Tidak menjadi persoalan, malah kita sangat senang dikawal saat bekerja dalam menangani kasus korupsi di Tebo ini, "pungkasnya. (red)