Tebo Kekurangan 1500 Orang Aparatur Sipil Negara

Advertisement

Tebo Kekurangan 1500 Orang Aparatur Sipil Negara

Portal
Selasa, 29 Januari 2019


PORTALTEBO.id - Setiap tahun, jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Tebo selalu berkurang. Pasalnya, setiap tahun selalu ada ASN yang pensiun, pindah tugas karena ikut suami atau meninggal dunia. Ini dikatakan oleh Bupati Tebo, Sukandar, Selasa (29/01).

Untuk mengatasi persoalan ini, Sukandar berencana kembali mengusulkan kuota penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

"Tahun 2019 ini kita kembali mengusulkan penerimaan CPNS ke pemerintah pusat atau Menpan-RB," kata Sukandar.

Untuk formasi CPNS ini, ujar Sukandar, Kabupaten Tebo masih membutuhkan formasi yang sama pada perekrutan sebelumnya, seperti tenaga ahli, tenaga pendidik, kesehatan dan penyuluh. “Yang paling banyak kita butuhkan adalah tenaga pendidik atau formasi tenaga guru,”kata Sukandar lagi.

Saat ditanya berapa kuota yang diajukan Pemkab Tebo untuk perekrutan CPNS tahun 2019 ini, Sukandar bakal mengajukan sebanyak-banyaknya. Namun, sesuai dengan kebutuhan Kabupaten Tebo masih kekurangan sekitar 1500 tenaga ASN lagi.

"Kalau kita selalu ajukan kuota sebanyak mungkin, namun biasanya yang di setujui 170, 200, dan paling banyak 300 formasi," kata Sukandar.

Sukandar mengaku bahwa masih banyak tenaga pendidik yang masih berstatus honor, dan dirinya minta agar Menpan-RB ada perhatian khusus untuk Kabupaten Tebo terkait perekrutan CPNS ini.

Ditanya lagi apakah dalam perekrutan ini Tebo bakal mengutamakan putra daerah, Sukandar menyatakan bahwa perekrutan ini umum. Dari daerah manapun boleh mendaftar sesuai dengan kebutuhan Pemkab Tebo di setiap OPD.

"Seperti di Dinas PU tenaga aspek sangat kurang, Bakeuda tenaga akutansi juga kurang dan disekretariat dibutuhkan disiplin keilmuan yang memang sangat dibutuhkan," bebernya.

Untuk pelaksanaan sendiri, Pemkab Tebo menunggu petunjuk pusat. Pasalnya, Pemkab tidak diberi kewewenang untuk menyelenggarakan perekrutan, karena yang memberi restu untuk perekrutan CPNS ini adalah Menpan RB.

"Untuk teknis kita tetap menunggu petunjuk pusat, jika mendapat restu untuk menyelenggarakan di Tebo kita siap. Karena kita punya ruangan dan beberapa laptop maupun computer kita juga siap," tutup Sukandar. (red)