Warga SAD Makekal Tanah Garo Tolak Koperasi Telaga Indah

Advertisement

Warga SAD Makekal Tanah Garo Tolak Koperasi Telaga Indah

Rabu, 30 Januari 2019


PORTALTEBO.id - Warga Suku Anak Dalam (SAD) Makekal, Desa Tanah Garo, Kecamatan Muara Tabir, tolak keberadaan koperasi Telaga Indah. Penolakan ini disampaikan langsung oleh Pimpinan SAD Makekal, Temenggung Ngadap saat mahasiswa Universitas Budi Luhur, Jakarta mengunjungi kelompok temenggung tersebut.

Menurut temenggung, keberadaan koperasi tersebut sangat merugikan warga SAD. Alasannya, karena koperasi itu bakal menghabiskan hutan yang selama ini tempat mereka bernaung untuk bertahan hidup.

“Kalo sudah di kelola koperasi, tentu hutannya akan dibabat dan digantikan dengan tanaman lain. Trus, kami mau hidup dimana, “kata Temenggung Ngadap, Rabu (30/01/2019).

Temenggung mengakui tidak tahu pasti berapa luasan area koperasi Telaga Indah. Namun yang diketahuinya sebagain hutan tempat mereka hidup masuk kedalam area izin koperasi. “Di area itu ada tanah balai atau tempat sakral bagi anak suku dalam, ada hutan untuk melahirkan atau tanah peranak, ada hutan untuk tempat jenazah dan ada hutan untuk upacara adat serta hutan untuk kami bergantung hidup,”jelas Temenggung Ngadap lagi.

“Jadi kami sangat menolak keberadaan koperasi Telaga Indah. Dan kami minta pemerintah untuk mengkaji ini kembali, “pinta Temenggung.

Diketahui, Minggu tahun lalu (16/12/2018), Presiden Joko Widodo (Jokowi) membagikan 6.000 sertifikat tanah untuk masyarakat Jambi. Sertifikat itu dibagikan Jokowi kepada masyarakat Jambi di 11 kabupaten/kota se-Provinsi Jambi.

Selain sertifikat tanah, Jokowi juga memberikan SK Perhutani kepada 3.000 masyarakat Jambi di Hutan Pinus.

Informasi yang dirangkum PORTALTEBO.id, koperasi Telaga Indah diduga merupakan salah satu diantara 3.000 SK Perhutani yang diserahkan Jokowi kepada masyarakat Jambi. (red)