google-site-verification=dwhumxho11lF8qf4pJiXSK3sIBkhfcmSWtJ8AJGJ7x4 25 Pemuda Perbatasan Dilantik Jadi Bintara TNI AD

Advertisement

25 Pemuda Perbatasan Dilantik Jadi Bintara TNI AD

Rabu, 20 Februari 2019


PORTALTEBO.id - Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Achmad Supriyadi, secara resmi melantik dan melaksanakan penyumpahan 183 prajurit Bintara alumni Secaba Rindam XII/Tpr Tahun Anggaran 2018.

Ini disampaikan oleh Kapendam XII/Tpr Kolonel Inf Aulia Fahmi Dalimunthe dalam rilis tertulisnya, Rabu (20/2/2019).

Dikatakan Kolonel Aulia, diantara 183 prajurit Bintara yang baru dilantik tersebut terdapat 25 Bintara baru yang berasal dari wilayah perbatasan.

“Ke-25 Bintara tersebut merupakan pemuda terbaik perbatasan yang berhasil lolos tahapan seleksi calon Bintara jalur perbatasan. Pelantikan dilaksanakan di Lapangan Sapta Marga Rindam XII/Tpr, Jl. Raya Pasir Panjang Singkawang, Senin (18/2/2019) kemarin,” jelasnya.

Kapendam mengatakan, hal tersebut membuktikan komitmen TNI AD dalam hal ini Kodam XII/Tpr yang sangat memperhatikan para pemuda di perbatasan untuk menjadi prajurit TNI AD.

“Ini salah satu bukti dari realisasi kebijakan pimpinan TNI Angkatan Darat untuk mewadahi cita-cita para pemuda perbatasan yang ingin menjadi prajurit,”ujar Kapendam XII/Tpr.

Ditambahkan Aulia bahwa kesempatan untuk menjadi prajurit terbuka bagi siapa saja, tidak memandang status sosial asalkan memenuhi persyaratan dan lulus dalam seleksi penerimaan prajurit TNI AD.

“Semua pemuda memiliki kesempatan yang sama untuk jadi prajurit TNI AD, tidak memandang kaya atau miskin, yang di pelosok maupun yang di kota, semua memiliki peluang yang sama untuk menjadi prajurit TNI AD,” tuturnya.

Ditegaskannya bahwa selama proses seleksi penerimaan prajurit TNI baik itu sumber Perwira, Bintara, Tamtama maupun Kowad tidak dipungut biaya apapun.

“Seluruh biaya proses seleksi penerimaan prajurit TNI ditanggung oleh negara, para calon yang menjalani seleksi tidak dipungut biaya apapun,”tegasnya.

Disampaikan, dalam proses rekrutmen prajurit TNI, pihak TNI telah menegaskan bahwa proses seleksi penerimaan prajurit TNI tidak dipungut biaya apapun. “Hal ini untuk menghindari adanya oknum-oknum yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan sejumlah materi,”pungkasnya. (Dispenad/red)