Jalan RSUD Semakin Rusak Parah, Ini Komentar Keluarga Pasien

Advertisement

Jalan RSUD Semakin Rusak Parah, Ini Komentar Keluarga Pasien

Portal
Senin, 25 Februari 2019


PORTALTEBO.id - Sudah beberapa bulan ini jalan dilingkungan Rumah Sakit Umum Daerah Sulthan Thaha Saifudin (RSUD STS) Kabupaten Tebo di keluhkan keluarga pasien karena kondisnya rusak parah.

Salah seorang keluarga pasien, Nofry mengatakan, kondisi jalan rusak tersebut sangat mengganggu aktivitas dia saat menjenguk keluarganya yang saat ini dirawat di RSUD tersebut. “Jalannya sudah hancur dan terkesan dibiarkan saja,”kata dia.

Menurut dia, keruskan jalan tersebut sangat dirasakan disaat turun hujan. “Kalau sudah turun hujan jalan bertambah hancur dan becek. Kalau sudah begitu sangat susah dilewati, “keluhnya.

Keluhan yang sama juga dikatakan Ari. Dia berharap agar pihak rumah sakit atau Pemkab Tebo segera memperbaiki jalan rusak tersebut. “Sudah kayak kubangan kerbau saja,”ketusnya.

Sebelumnya, buruknya kondisi jalan di RSUD Tebo juga dikeluhkan keluarga pasien. Terutama jalan depan hingga ke belakang rumah sakit tersebut.

Salah Seorang keluarga pasien, David mengatakan jika kerusakan jalan tersebut hampir merata dari depan hingga belakang rumah sakit. “Susah kalau mau jenguk keluarga sakit karena jalannya rusak. Apalagi pada malam hari, minim lampu penerangan jalan di sepanjang jalan rusak itu, “keluh David beberapa waktu lalu.

Di tempat terpisah, warga setempat mengatakan jika kondisi jalan tersebut kian hari semakin rusak. Dia menduga keruskan jalan tersebut akibat mobilisasi angkutan material proyek pembangunan rusunawa yang lokasinya dibelakang rumah sakit.

"Kondisi jalan bertambah hancur sejak proyek rusunawa mulai dikerjakan. Mobil angkutan material proyek penyebab jalan itu semakin hancur, “kata warga yang tidak mau disebutkan namanya ini.

Terkait kondisi jalan rusak tersebut, Derektur RSUD STS Tebo, Oktavienni saat dikonfirmasi mengatakan “Iya, itu nanti akan diperbaiki setelah pekerjaan Rusunawa selesai. Dananya dari APBD Tebo,”singkatanya. (P15)