Januari - Februari, Sudah 30 Warga Tebo Terserang DBD

Advertisement

Januari - Februari, Sudah 30 Warga Tebo Terserang DBD

Portal
Rabu, 06 Februari 2019


PORTALTEBO.id - Dinas Kesehatan Kabupaten Tebo mencatat sejak Januari hingga awal Februari 2019 ini, sedikitnya ada 30 kasus warga yang terserang demam berdarah dengue (DBD). Penyakit mematikan ini mulai mewabah di sejumlah wilayah Kabupaten Tebo. Hal tersebut langsung dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Tebo, dr Riana Elizabeth.

"Dari data yang kita rangkum, sejak Januari hingga Februari ini ada 30 kasus DBD di Tebo," kata dr Riana dikonfirmasi, Rabu (06/02).

Meski tidak menjelaskan secara spesifik, Riana mengaku bahwa kasus DBD terbanyak berada di Desa Mangun Jayo, Kecamatan Tebo Tengah. "DBD mewabah di beberapa desa, namun yang paling banyak di Desa Mangun Jayo," ujarnya.

Biasanya, kata Riana, warga yang terserang DBD tersebut kurang menyadari bahwa dirinya terserang DBD dan hanya merasakan demam panas. Dan biasanya juga kasus tersebut baru diketahui setelah mendapatkan perawatan medis.

"DBD sering sekali tidak disadari warga, karena banyak kasus warga hanya merasa demam panas biasa tapi setelah dilakukan penanganan medis baru diketahui ternyata terkena DBD," Katanya.

Dirinya menjelaskan bahwa kasus tersebut rentan menyerang anak-anak, kerana kekebalan tubuh anak belum terlalu kuat sehingga para orang tua wajib mengawasi secara baik di saat pagi hingga siang hari dimana nyamuk aedes aegypti keluar dari sarangnya.

" Yang paling rentan terkena anak-anak, makanya disaat-saat musim seperti ini anak perlu dijaga betul terutama pagi hingga siang hari " Tuturnya.

Untuk pencegahan paling efektif, lanjut Riana, dirinya menghimbau kepada warga supaya mengubur barang bekas dan rajin menguras bak mandi. Sementara, jika dilakukan fogging hanya membunuh nyamuk dewasa tetapi tidak membunuh jentik-jentik nyamuk.

"Kalau Foging hanya membunuh nyamuk dewasanya saja, Jentik-jentik nyamuk di genangan air akan menjadi nyamuk dewasa selama 7 hari," katanya.

Selain petugas yang terus melakukan himbauan kepada  warga, pihaknya juga meminta pola hidup bersih dan sehat adalah cara ampuh menangani mewabahnya nyamuk aedes aegypti dilingkungan rumah. (red)