Aksi Rusuh, Polisi Hajar Massa Hingga Kocar Kacir

Advertisement

Aksi Rusuh, Polisi Hajar Massa Hingga Kocar Kacir

Kamis, 28 Maret 2019


PORTALTEBO.id - Sendari pagi, puluhan massa yang tidak puas dengan hasil Pemilu 2019 berkumpul di jalan dua jalur depan Kantor KPU Tebo, Kamis (27/03/2019).

Massa yang berkumpul ingin menyampaikan ketidak puasan mereka atas hasil penghitungan surat suara  DPRD Kabupaten, DPRD Provinsi, DPR RI dan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden. Namun, mendadak terjadi keributan antara massa dan pihak kepolisian.

Keributan ini berawal dari tempat pemilihan suara (TPS) karena ada protes dari saksi dengan hasil penghitungan suara dan menganggap petugas TPS melakukan kecurangan dan tidak transparan.

Kemudian KPPS menjelaskan bahwa penghitungan sudah sesuai. Namun saksi yang protes tersebut tidak terima dengan penjelasan KPPS dan akhirnya memicu keributan di sekitar TPS. Massa yang menyaksikan penghitungan di sekitar TPS meminta petugas TPS melakukan penghitungan ulang.

Tidak mau ada keributan di TPS, petugas langsung membawa kotak surat suara ke kantor KPU. Massa yang berjumlah puluhan orang ini langsung mendatangi kantor KPU untuk melakukan orasi.

Keributan akhirnya pecah di depan kantor KPU karena massa melakukan pembakaran ban bekas.

Massa yang sudah emosi langsung menyerang petugas kepolisian. Aksi saling dorong dan saling lempar pun tak terelakkan.

Massa akhirnya membubarkan diri setelah pihak kepolisian melepaskan tembakan gas air mata dan water canon.

Bentrok antara pihak kepolisian dan massa ini merupakan simulasi jelang pemilu yang akan di selenggarakan pada 17 April 2019 nanti.

Simulasi ini dipimpin oleh Kapolres Tebo AKBP Zainal Arrahman. Dirinya berharap pelaksanaan Pemilu 2019 bisa berjalan aman, lancar dan kondusif. "Simulasi ini persiapan jelang pemilu nanti," kata AKBP Zainal Arrahman. (red)