Buku Ripparkab Tebo 2017 Ternyata Di Tolak Dewan

Advertisement

Buku Ripparkab Tebo 2017 Ternyata Di Tolak Dewan

Portal
Senin, 04 Maret 2019


PORTALTEBO.id - Buku Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Daerah Kabupaten (Ripparkab) Tebo tahun 2017, ternyata di tolak oleh DPRD Tebo untuk masuk dalam program Rencana Peraturan Daerah (Ranperda) untuk dibahas menjadi Perda. Hal ini dikatakan oleh Anggota DPRD Tebo Mahyudin, Senin (04/03/2019).

Pasalnya, menurut dia, buku tersebut belum layak dijadikan rencana peraturan daerah (Ranperda) sebab pihak Bapedda sebagai leading sektor tidak bisa menjelaskan isi buku tersebut.

“Waktu itu pihak Bapedda menghadap saya dan menunjukan buku tersebut. Mereka minta buku tersebut masuk dalam Ranperda untuk dibahas menjadi Perda. Kalo dak salah di akhir tahun 2017 atau awal tahun 2018, “kata Mahyudin yang mengaku jika saat itu dia menjabat sebagai Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Tebo.

“Karena buku itu saya anggap belum sempurna, jadi saya minta untuk disempurnakan kembali sebelum dibahas pada paripurna Ranperda. Tapi sampai sekarang mereka tidak pernah menghadap lagi, “kata Mahyudin lagi.

Dijelakan Mahyudin, untuk membuat Ranperda butuh penyempurnaan. Diantaranya isi buku tersebut harus sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM), sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan sebagainya. “Buku yang ada sekarang banyak kawasan wisata yang tidak sesuai dengan lokasinya. Jadi ini salah satu yang harus disempurnakan. Itu baru sampul luarnya saja. Belum detail isi dalam buku,” kata Mahyudin lagi.

Disinggung apakah dalam penyusunan buku tersebut diduga rim ahli atau tim teknik tidak pernah turun kelapangan untuk mengumpul data, Mahyudin mengatakan, “Siapapun tim ahlinya itu tidak terlalu jadi persoalan. Yang penting Bapedda sebagai leading sektor harus mengerti isi buku tersebut. Ini ditanya malah ndak tahu, “pungkasnya. (red)

Berita terkait :