Di Rimbo Bujang, Warung Miras Beralih Fungsi Menjual Sarapan Pagi

Advertisement

Di Rimbo Bujang, Warung Miras Beralih Fungsi Menjual Sarapan Pagi

Portal
Minggu, 17 Maret 2019


PORTALTEBO.id - Komitmen Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kabupaten Tebo untuk menertibkan warung dan penjual minuman keras (Miras) sepertinya tidak main-main.

Ini terbukti, Sabtu malam (16/03/2019) sekitar pukul 22.00 Wib, anggota Pol PP Tebo yang dipimpin langsung oleh Plt Kasi Ops Trantibum, Basid menggelar razia penertiban di beberapa warung di Kecamatan Rimbo Bujang.

Hasil razia tersebut, warung yang sebelumnya menjual miras dan sudah mendapatkan peringatan dari Pol PP, sudah tidak lagi menjual miras.

“Warung-warung yang kita razia ternyata sudah tidak beroperasi lagi, dan warung tersebut telah berubah menjadi warung sarapan pagi dan warung kopi,” kata Basid, Minggu (17/03/2019).

Selanjutnya, kata Basid, anggotanya melakukan sosialisasi kepada pemilik warung agar tidak lagi menjual miras. Jika tetap menjual miras, tegas dia, Pol PP akan mengambil tindakan tegas.

“Pemilik warung mengaku mereka hanya berjualan sarapan pagi dan warung kopi saja. Sudah tidak lagi menjual miras,”kata Basid lagi.

Namau, kembali ditegaskan Basid, pihaknya tetap akan memantau aktivitas warung-warung tersebut,” Khususnya warung yang telah mendapat surat peringatan dari kita," tegas Basid.

Salah seorang pemilik warung yang namanya tidak mau disebutkan mengaku sudah mengikuti aturan dan perjanjian yang telah di sepakati bersama Pol PP. “Kami sudah membongkar tempat hiburan ini menjadai warung kopi untuk mencari penghasilan. Ada juga sebagian pemilik warung yang sudah pindah dari sini,” kata pemilik warung ini.

Terpisah, Kasat Pol PP Tebo Taufik Khaldy dikonfirmasi PORTALTEBO.id membenarkan jika anggotanya melaksanakan patroli dan razia di beberapa warung di Kecamatan Rimbo Bujang.

Razia malam tadi, kata dia, adalah untuk memantau serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. “Tujuan patroli ini untuk menimalisir tempat hiburan malam dan warung-warung yang menjual miras dan wanita penghibur,” kata Taufik Khaldy.

Dasar razia, lanjut Taufik, berdasarkan laporan masyarakat yang mengatakan bahwa masih ada warung di Kecamatan Rimbo Bujang yang menjual miras,” Razia ini akan rutin kita lakukan sampai Tebo benar-benar bebas dari peredaran miras, “kata dia. (red)