google-site-verification=dwhumxho11lF8qf4pJiXSK3sIBkhfcmSWtJ8AJGJ7x4 Ini Penjelasan Dokter RSUD Tebo Yang Kerja di RS Lubuk Linggau

Advertisement

Ini Penjelasan Dokter RSUD Tebo Yang Kerja di RS Lubuk Linggau

Rabu, 06 Maret 2019

Ilustrasi/NET

PORTALTEBO.id - Dokter spesialis kulit dan kelamin di RSUD Tebo, dr. Zekky Richard mengaku jika dirinya melakukan rangkap pekerjaan atau double job.

Selain bekerja di RSUD Tebo, dia juga bekerja di rumah sakit AR Bunda Lubuk Linggau  sebagai dokter spesialis yang disandangnya.

Dalam press release yang diterima PORTALTEBO.id, Rabu (06/03/2019),
dr. Zekky Richard mengatakan jika double job terpaksa dia lakukan mengigat tanggung jawab sebagai kepala keluarga dengan 3 orang anak yang masih sekolah.

Selain itu, tanggung jawab dia sebagai dokter spesialis kulit yang diminta Koligium untuk membantu Pelayanan Penyakit Kulit dan Kelamin di Lubuk Linggau walapun cuman 1 kali kunjungan dalam seminggu.

Menurut dia, sesuai UU RI Nomor 29 Tahun 2004 Tentang Praktik Kedokteran, setiap dokter berhak berpraktik di tiga tempat,“ Silahkan dibaca UU RI Nomor 29 Tahun 2004, di halaman 21 pasal 37 sudah dijelaskan,” kata dia.

“Dimana saja boleh sesuai kebutuhan rumah sakit yang memerlukan tenaga dokter spesialis tertentu. Yang jelas tidak mengganggu pelayanan di RSUD Tebo,” jelas dia lagi.

Diberitakan sebelumnya, salah seorang dokter spesialis di RSUD Tebo, sudah beberapa tahun ini disinyalir juga bekerja di Rumah Sakit  swasta atau double job. Dia adalah dr. Zekky Richard, dokter spesialis kulit dan kelamin.

“Selain bekerja di RSUD Tebo, setiap hari Sabtu dr Zecky izin ke RS AR Bunda Lubuk Linggau dan Minggu kan memang hari libur, sepertinya selama ini tidak menjadi masalah kalau beliau bekerja disana. ( RS AR Bunda Lubuk Lunggau ). Tetapi dari hari Senin sampai Jumat dr. Zekky Richard.Sp.KK,tetap bekerja di RSUD Tebo” kata dr Pinasa Haloho Kabag Umum RSUD STS Tebo. Selasa ( 05/03/2019

Ditanya apakah double job yang dilakukan oleh dr. Zekky Richard ini menyalahi aturan. Sebab dokter tersebut sudah bekerja di RSUD diberi Insentif menggunakan dana Daerah, namun juga bekerja di rumah sakit swasta?

Menurut Pinasa, RSUD STS TEBO tentu sudah memiliki jam kerja (kedinasan), dan hal tersebut harus dikuti oleh setiap dokter yang bertugas.

"Asal mereka bisa menyesuaikan dan mematuhi jam dinasnya serta tetap mengutamakan kepentingan RSUD, saya rasa tidak masalah,” pungkasnya. (red)