Irigasi Tidak Berfungsi, Sekitar 200 Ha Sawah di Desa Kandang Kekurangan Air

Advertisement

Irigasi Tidak Berfungsi, Sekitar 200 Ha Sawah di Desa Kandang Kekurangan Air

Portal
Senin, 11 Maret 2019

Ilustrasi/net

PORTALTEBO.id - Sekitar 200 ha sawah di desa Kadang, Kecamatan Tebo Tengah, Kabupaten Tebo, membutuhkan irigasi untuk memenuhi kebutuhan air sawah tersebut. Ini dikatakan langsung oleh Sofuan Hadi kepala desa tersebut.

Dijelaskannya, dari 200 ha sawah itu, seluas 150 ha telah digarap dan ditanami padi oleh petani yang tergabungan dari beberapa kelompok tani (Gapoktan) Tani Mandiri. Sementara 50 ha lagi belum tergarap karena ditumbuhi semak belukar. “Kendala saat ini yang dihadapi petani adalah sawah mereka kekurangan air,” kata Kades.

Diakui Kades jika di lokasi sawah tersebut sudah ada irigasi, namun tidak bisa difungsikan untuk mengairi air ke sawah petani. “Saluran irigasi buntu karena tertimbun tanah, jadi ndak bisa difungsikan. Harus diperbaiki, setidaknya dinding irigasi harus di cor semen karena kondisnya masih tanah dan rentan longsor, “kata dia lagi.

Agar kebutuhan air sawah petani terpenuhi, Kades berharap kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tebo agar membangun atau memperbaiki irigasi di sawah tersebut, “Kalo irigasi diperbaiki, petani akan lebih semangat lagi untuk turun ke sawah,”ujarnya.

Diketahui, beber Kades, ada sekitar 800 kepala keluarga (KK) warga Desa Kadang. Dari jumlah itu, sekitar 70 persen warga tidak lagi membeli beras untuk makan. Sisanya, sekitar 30 persen warga masih terus membeli beras. “30 persen ini rata-rata adalah warga yang tidak punya sawah, “katanya. (red)