Kades: TPA Desa Kandang Sangat Menganggu dan Merugikaan Warga

Advertisement

Kades: TPA Desa Kandang Sangat Menganggu dan Merugikaan Warga

Minggu, 10 Maret 2019



PORTALTEBO.id – Keberadaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Desa Kandang, Kecamatan Tebo Tengah, dianggap sudah sangat menganggu dan merugikan warga. Ini dikatakan langsung oleh Kepala Desa Kandang, Sofuan Hadi beberapa waktu lalu.

Menurut Kades, dengan dampak bauk busuk dan tanpa ada pengelolaan sampah, keberadaan TPA tersebut sudah tidak layak lagi berada di pinggir jalan desa menuju dusun seberang.

Apalagi, kata dia, beberapa warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi TPA mengeluhkan karena banyak lalat berkeliaran.

Tidak itu saja, karena lokasi TPA tidak ditunjang dengan jalan yang layak, membuat petugas pengangkut sampah membuang sampah di pinggir jalan. Selain sampah menumpuk, bibir jalan sudah banyak yang rusak diduga akibat mobil angkutan sampah tersebut.

Diakui Kades jika kondisi tersebut pernah dikomplinnya kepada intansi terkait. Bahkan, dia bersama warga pernah membuat spanduk larangan agat tidak membongkar sampah di pinggir jalan. Namun larangan tersebut tidak diindahkan.

Tidak sampai disitu, Kades juga mengaku jika dia bersama warga pernah melarang dan menstop mobil sampah yang hendak membuang atau membongkar sampah di pinggir jalan, tapi harus bongkar di bawah TPA.

Dia juga minta agar sampah yang telah menumpuk hingga di badan jalan agar di doser ke bawah TPA. “Setelah kita stop, baru sampah dibuang ke bawah. Sekarang sudah mulai lagi dibuang di pinggir jalan. Ini yang sering membuat kita kesal,”ketusnya.

Kades mengakui jika persoalan ini sudah disampaikannya ke pihak kecamatan. Namun alasan dari camat, jalan ke bawah TPA licin dan tidak memungkinkan untuk dilintasi mobil sampah, apalagi jika sudah turun hujan. “Kalau jalannya licin kan seharusnya diperbaiki atau dikasih sirtu. Pemerintah kan ada anggaran. Ini malah jalan licin dijadikan alasan untuk membuang sampah di pinggir jalan. Ini sangat merugikan kami,” ketus Kades.

Diungkapkan Kades jika Pemkab Tebo berjanji akan merelokasi TPA tersebut. Namun janji hanya tinggal janji, sampai sekarang belum juga TPA direlokasi di lokasi yang di janjikan. “Katanya 2019 janjinya mau dipindahkan, sudah saya tanya, katanya tempat yang baru belum siap. Tapi sampe kapan. Kalo kayak gini kami yang dirugikan, jalan rusak karna bahu jalan longsor. Belum lagi bauk tidak sedap, lalat dan lainnya,” katanya.

Diketahui, menurut Kades TPA itu berada sekitar 20 meter dari anak sungai. Ketika hujan, air mengalir ke sungai Batanghari. Sementara, jarak TPA ke sungai Batanghari sekitar 1 Km. Karena anak sungai berkelok, diperkirakan aliran anak sungai ke sungai Batanghari sekitar 1,5 sampai 2 Km. “Kalau kemarau airnya (anak sungai) kering,” tutup Kades. (red)