Kapolsek : Soal Kevin Diperintah Guru “Manjat Pohon Jengkol” Itu Hanya Isu

Advertisement

Kapolsek : Soal Kevin Diperintah Guru “Manjat Pohon Jengkol” Itu Hanya Isu

Rabu, 06 Maret 2019


PORTALTEBO.id - Kematian Kevin Arwana Khirom bocah SD 65 Teluk Keloyang, Tebo Ulu, Tebo, yang tergantung dikabel listrik PLN yang ada di pohon jengkol untuk sementara dikarenakan murni musibah. Hal ini ditegaskan oleh Kapolsek Tebo Ulu, IPTU Iswahyudi yang dikonfirmasi PORTALTEBO.id, Rabu (6/3/2019).

Kapolsek menegaskan, soal adanya informasi korban Kevin diperintah oleh salah satu guru di SD 65 Teluk Keloyang, memanjat pohon jengkol, itu hanya isu dan hingga kini tak ada satupun saksi yang mendengar ataupun melihat kalau korban diperintah guru untuk mengambil jengkol.

“Kondisi terkini sudah aman dan kondusif, kita telah melakukan langkah-langkah pengamanan serta berusaha untuk menenangkan semua pihak,”terang Kapolsek.

IPTU Iswahyudi menambahkan, insiden yang terjadi sekitar pukul 10.00 WIB, Selasa (5/3/2019), murni musibah. Namun begitu, Polisi tetap melakukan pengembangan lebih intensif dan berusaha menemukan fakta dan bukti baru terkait insiden tewasnya Kevin.

“Ya awalnya isu itu berkembang demikian makanya ada beberapa warga merangsek masuk ke sekolah untuk mencari guru dimaksud. Dan ada salah seorang guru yang sempat kena pukul namun situasi langsung bisa dikendalikan,”jelas Kapolsek yang juga mengawal guru-guru untuk pulang kerumah masing-masing.

Hingga sehari pasca insiden tersebut situasi di SD 65 Teluk Keloyang, Tebo Ulu, kondusif, namun proses belajar mengajar dihentikan dulu alias sekolah diliburkan.

“Saya juga udah telpon Kepala Sekolah dan ternyata untuk hari rabu ini, sekolah diliburkan dulu,”pungkas Kapolsek pada portaltebo.id. (tim)