google-site-verification=dwhumxho11lF8qf4pJiXSK3sIBkhfcmSWtJ8AJGJ7x4 Korban Banjir di Tanah Garo Mulai Terserang Penyakit

Advertisement


Korban Banjir di Tanah Garo Mulai Terserang Penyakit

Senin, 04 Maret 2019


PORTALTEBO.id - Warga Desa Tanah Garo, Kecamatan Muara Tabir, Kabupaten Tebo, yang terdampak bencana banjir mulai terkena penyakit. Selain itu, mereka juga belum mendapat bantuan.

Sebagian besar warga yang terdampak banjir terpaksa menumpang di rumah tetangga, sanak, family atau keluarga yang tidak terdampak banjir.


Karena lokasi desa yang cukup jauh, korban banjir mengaku belum pernah mendapat bantuan. Bahkan mereka sudah mulai terserang penyakit. Tidak hanya orang dewasa, anak-anak korban banjir ini juga sudah terkena penyakit.

"Kebanyakan mereka kena demam, flu, diare dan lainnya, “kata salah seorang warga kepada PORTALTEBO.id, Senin (04/03/2019).

Selain terserang penyakit, warga juga kesulitan untuk mendapatkan bahan sembako. Soalnya, jalan yang merupakan akses satu-satunya penghubung ke desa lain di desa tersebut, juga terendam banjir. “Kami juga ndak bisa beraktivitas karena banjir, “katanya.

Terkait hal ini, Kepala Bidang Penanggulangan Bencana di BPBD Tebo, Antoni Faksi mengaku jika saat ini Tim TRC BPBD telah turun ke Kecamatan Muara Tabir. “Tim sudah turun ke sana, “kata dia.

Diberitakan sebelumnya, Debit air sungai Batang Tabir, Desa Tanah Garo, Kecamatan Muara Tabir, diperkirakan terus naik, Minggu (03/03/2019).

Kepala Dusun II, Desa Muara Tabir, Heriyanto mengatakan, naiknya debit air sungai ini diperkirakan limpahan dari hulu sungai Tabir.

Saat ini kata dia, sekitar 200 rumah dan beberapa fasilitas umum (Fasum) seperti Puskesmas pembantu, jalan dan lainnya terendam banjir. “Ada sekitar 600 jiwa korban terdampak banjir, “kata Kadus dikonfirmasi PORTALTEBO.id.

Dengan kondisi cuaca yang tidak menentu dalam beberapa pekan terakhir ini, kata Kadus, ketinggian air diperkirakan semakin naik. “Airnya terus naik. Saya minta kepada warga agar terus waspada, “kata dia. (red)