google-site-verification=dwhumxho11lF8qf4pJiXSK3sIBkhfcmSWtJ8AJGJ7x4 LP2LH Temukan Tumpukan Sisa Obat dan Sampah Medis di TPAS Simpang Kandang

Advertisement

LP2LH Temukan Tumpukan Sisa Obat dan Sampah Medis di TPAS Simpang Kandang

Kamis, 07 Maret 2019

Foto: dok LP2LH Tebo 

PORTALTEBO.id - Lembaga Pemantau Penyelamat Lingkungan Hidup (LP2LH) temukan tumpukan sisa obat di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Desa Kandang, Kecamatan Tebo Tengah, Kabupaten Tebo, Kamis (07/03/2019).

Tidak itu saja, LP2LH juga menemukan beberapa sampah medis berupa sisa jarum suntik di lokasi TPAS tersebut.

Namun belum diketahui asal tumpukan sisa obat dan sampah medis berasal. “Tadi pagi kita observasi ke TPAS. Ada beberapa tumpukan sisa obat, bekas jarum suntik dan masker yang kita temukan di sana, “kata Ketua DPD LP2LH Kabupaten Tebo, Hary Irawan usai observasi.

Dikatakannya, saat ini LP2LH tengah melakukan observasi di beberapa lokasi di Kabupaten Tebo. Hasilnya akan dijadikan dokumen LP2LH.

Menurut dia, saat ini penanganan sampah medis di Kabupaten Tebo sangat memprihatinkan sekali. Pasalnya, selain di TPAS juga masih ditemukan sampah medis berserakan dibeberapa fasilitas kesehatan.

“Masalah penanganan sampah medis ini sudah kita bahas pada forum LP2LH. Kita juga tengah merancang strategi penanganan sampah medis agar tidak sembarangan,” kata Wawan sapaan akrab Hary Irawan.

“Kita juga akan meranggkul beberapa lembaga lingkungan untuk mencari solusi agar penanganan sampah medis di Tebo tidak terkesan asal-asalan, “kata dia lagi.

Selain itu, lanjut Wawan, hasil observasi yang dilakukan oleh LP2LH nantinya akan dilaporkan ke pihak atau intansi terkait, mulai dari tingkat daerah, provinsi hingga kementerian.

“Kalau persoalan ini melanggar aturan dan ada pidananya, kita juga akan mendorong aparat penegak hukum untuk melakukan penindakan,“ pungkasnya.

“Yang jelas, apa yang kita lakukan ini merupakan salah satu bentuk komitmen dan keseriusan LP2LH Tebo dalam menanggapi persoalan yang dapat berdampak buruk terhadap lingkungan hidup,” tutup dia. (red)